PEKANBARU - Berdasarkan Peraturan Presiden no 23 tahun 2017, untuk kedepan stabilisasi inflasi menjadi tanggungjawab masing-masing kepala daerah, dalam hal ini Bupati dan Walikota.
Demikianlah disampaikan oleh Kepala Divisi Advisori dan Pengembangan Ekonomi, Irwan Mulawarman di sela-sela acara Capacity Building Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) se-Provinsi Riau yang berlangsung sejak tanggal 26-28 Maret di Pekanbaru. Ia mengatakan untuk level provinsi, TPID yang dulunya diketuai Sekda, kini langsung dibawah Gubernur dan BI Riau sebagai wakil.
"Demikian selanjutnya hingga kabupaten/kota langsung dibawah Bupati dan Walikota," ujar Irwan.
Untuk itulah selama 3 hari ini BI menginisiasi pertemuan capacity Building TPID se- Provinsi Riau bagi 12 kabupaten/kota se Riau.
"Jadi tujuannya agar tiap kepala daerah membuat road map atau peta data tentang rillnya kebutuhan pokok masing-masing daerah untuk dilaporkan per periodik kepada TPID," Cakapnya.
Lanjutnya, dalam pertemuan ini pimpinan daerah bertugas mempersiapkan data akurat tentang kebutuhan pokok setempat. "Diharapkan dengan adanya road map kebutuhan pokok akan didapat informasi komoditi surplus dan minus dari masing-masing kabupaten/kota hingga provinsi," ungkapnya.
Dengan diketahuinya minus surplus ini maka akan dicarikan solusi untuk saling menutupi kebutuhan antara daerah, dan tidak mendatangkan dari luar provinsi dengan harapan inflasi provinsi akan mudah terkendali.
"Untuk selanjutnya perlu adanya komitmen Pemerintah daerah dalam merealisasikan roadmap pengendalian inflasi daerah sehingga apa yang diharapkan bisa terlaksana," pungkasnya.
Disesi akhir acara, dilakukan penandatanganan draft Roadmap pengendalian inflasi masing-masing daerah secara simbolis. (Kominfo kota)
Kepala Daerah Bertanggungjawab Stabilisasi Inflasi
Redaksi
Selasa, 00 0000 - 00:00:00 WIB
Ilustrasi
Pilihan Redaksi
Index1 Januari 2026, Parkir di Alfamart Gratis
DPRD dan Pemko Pekanbaru Teken MoU KUA-PPAS APBD 2026 Senilai Rp 3,049 Triliun
Puncak Milad Muhammadiyah ke-113 dan UMAM ke-4 Dihadiri Raja Muda Perlis
PHR Catat Produksi Cemerlang di Sumur Pinang East-2 Capai 2.648 BOPD
TAF Turun Reses, Warga Sampaikan Masalah Banjir dan Program Rp 100 Juta per RW
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Bisnis
Huawei FreeClip 2 Resmi Meluncur di Indonesia, TWS Open-Ear Dibanderol Rp2,8 Juta
Selasa, 20 Januari 2026 - 14:04:03 Wib Bisnis
Kia Perkenalkan Wajah Baru Carens di Momen Transisi ke Kia Sales Indonesia
Selasa, 20 Januari 2026 - 13:42:20 Wib Bisnis
Trafik Padat Nataru, Garuda dan Citilink Catat Keterisian di Atas 90 Persen
Senin, 19 Januari 2026 - 15:13:00 Wib Bisnis
Promo JAGO DatascripMall.ID Tawarkan Diskon Besar di Awal Tahun
Kamis, 15 Januari 2026 - 11:17:02 Wib Bisnis