Dinsos Pekanbaru Tangani 15 ODGJ per Bulan, Penolakan Keluarga Jadi Kendala

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 16:05:01 WIB
Ilustrasi ODGJ ditangani Dinsos Pekanbaru (foto:AI)

iniriau.com, PEKANBARU – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Pekanbaru menjangkau 10 hingga 15 orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) setiap bulan. Namun, penanganan mereka terkendala penolakan keluarga yang enggan merawat pasien setelah menjalani pengobatan.

Kepala Dinsos Pekanbaru, Junaedy, mengatakan sejumlah ODGJ yang telah dikembalikan kepada keluarga kembali ditemukan telantar di jalanan.

“Kami telusuri keluarganya agar bisa dikembalikan. Namun, ada yang dilepas kembali sehingga harus ditangani bersama kepolisian,” ujarnya, Sabtu (17/10/2026).

Dinsos memfasilitasi ODGJ yang membutuhkan perawatan medis ke RSJ Tampan. Meski demikian, sebagian pasien memerlukan pengobatan rutin setelah pulang, sementara keluarga tidak selalu bersedia mengurus kebutuhan obat di puskesmas.

Untuk mengatasi persoalan ini, Dinsos berkoordinasi dengan kepolisian dan Dinas Kesehatan dalam penanganan serta penelusuran keluarga ODGJ.

Junaedy mengingatkan pentingnya peran keluarga dalam memastikan pengobatan berkelanjutan agar ODGJ tidak kembali telantar dan mendapatkan perawatan yang layak.**

Tags

Terkini