Hotspot Riau Tembus 491 Titik, Pelalawan Jadi Wilayah Terparah

Senin, 24 Agustus 2026 | 10:02:00 WIB
Kebakaran lahan di Pelalawan (foto:ss video sosmed)

iniriau.com, PEKANBARU – Jumlah titik panas (hotspot) di Provinsi Riau kembali meningkat dalam 24 jam terakhir. Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru, hingga Senin (24/8/2026) terdeteksi sebanyak 491 hotspot di wilayah Riau.

Jumlah tersebut naik 136 titik dibandingkan pemantauan sebelumnya yang mencatat 355 hotspot. Peningkatan ini terjadi di tengah masih berlangsungnya musim kemarau yang memicu tingginya potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Gita Dewi S, mengatakan sebaran hotspot terbanyak masih terkonsentrasi di Kabupaten Pelalawan dan Indragiri Hilir.

"Hasil pemantauan satelit menunjukkan terdapat 491 hotspot di Provinsi Riau. Kabupaten Pelalawan menjadi daerah dengan jumlah titik panas terbanyak yakni 239 titik, disusul Indragiri Hilir sebanyak 166 titik," kata Gita.

Selain itu, hotspot juga terpantau di Bengkalis 30 titik, Indragiri Hulu 13 titik, Rokan Hulu 12 titik, Kampar 9 titik, Rokan Hilir 8 titik, Siak 7 titik, Kuantan Singingi 4 titik, serta Dumai 3 titik.

Menurut Gita, tingginya jumlah hotspot di dua kabupaten tersebut menjadi perhatian serius karena berpotensi mengindikasikan aktivitas pembakaran lahan.

"Hotspot yang terdeteksi satelit perlu dilakukan pengecekan di lapangan untuk memastikan apakah benar merupakan kebakaran hutan dan lahan atau sumber panas lainnya. Namun, jumlah yang cukup tinggi tetap perlu diwaspadai," ujarnya.

Secara regional, BMKG mencatat sebanyak 2.945 hotspot tersebar di Pulau Sumatera. Sumatera Selatan menjadi provinsi dengan jumlah titik panas terbanyak mencapai 1.429 titik, diikuti Jambi 437 titik dan Lampung 203 titik.

Sementara itu, kondisi cuaca di Riau pada Senin diprakirakan didominasi udara kabur hingga cerah berawan. Hujan ringan berpotensi terjadi pada malam hingga dini hari di sebagian wilayah Rokan Hilir, Siak, Dumai, Rokan Hulu dan Kampar.

"Belum ada peringatan dini cuaca untuk wilayah Riau. Namun masyarakat di daerah rawan karhutla diimbau tetap meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan pembakaran lahan," tutup Gita.**

Tags

Terkini