iniriau.com, Pekanbaru – Teror monyet yang terjadi di Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, mendapat perhatian dari Anggota DPD RI Dapil Riau, Abdul Hamid. Ia mendesak pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi situasi yang dinilai telah mengganggu keamanan dan aktivitas masyarakat.
Abdul Hamid mengatakan, informasi yang diterimanya menyebutkan lebih dari 15 warga menjadi korban serangan monyet dalam beberapa hari terakhir. Kondisi tersebut dinilai tidak bisa dibiarkan berlarut-larut karena berpotensi menimbulkan korban baru.
Ia meminta Pemerintah Provinsi Riau, Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA), hingga pemerintah pusat bersinergi melakukan penanganan agar masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman.
Selain penanganan di lapangan, Abdul Hamid menilai pemerintah perlu melakukan kajian menyeluruh untuk mengetahui penyebab meningkatnya konflik antara satwa liar dan manusia. Menurutnya, penyelesaian tidak cukup hanya bersifat sementara, tetapi juga harus menyentuh akar persoalan agar kejadian serupa tidak terulang.
"Harus dicari penyebabnya, apakah karena perubahan habitat, berkurangnya sumber makanan, atau faktor lainnya. Dengan begitu, solusi yang diambil akan lebih tepat dan berkelanjutan," ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat tetap waspada dan mematuhi imbauan petugas selama proses penanganan berlangsung demi menghindari jatuhnya korban lebih banyak.**