iniriau.com, KUANSING – Ketua Anak Ranting PDI Perjuangan Dusun II Desa Sungai Pinang, Herlandani, menanggapi pernyataan Anggota DPRD Kuantan Singingi Fraksi PKB, Desi Guswita, yang menyebut kondisi SDN 001 Sungai Pinang menyerupai kandang kambing karena berdinding papan dan berlantai tanah.
Menurut Herlandani, pernyataan tersebut tidak lagi sesuai dengan kondisi sekolah saat ini. Ia menegaskan ruang kelas yang dimaksud telah direnovasi, sehingga kini menggunakan dinding bata dan lantai beton.
"Kalau ingin menyampaikan kondisi sekolah, sebaiknya melihat langsung ke lapangan. Foto yang beredar merupakan dokumentasi lama pada 2023, sedangkan sekarang bangunannya sudah diperbaiki," ujar Herlandani, Senin (3/8/2026).
Ia menjelaskan, pemerintah telah membangun tiga ruang kelas baru pada 2021. Sementara empat ruang kelas lama masih dimanfaatkan untuk proses belajar mengajar hingga pembangunan berikutnya direalisasikan.
Herlandani juga menyebut usulan pembangunan ruang kelas baru telah disampaikan masyarakat dalam agenda reses Ketua DPC PDI Perjuangan Kuansing pada 2024 dan telah masuk dalam anggaran tahun ini. Ia berharap pemerintah daerah segera merealisasikan pembangunan tersebut.
Pernyataan serupa disampaikan Kepala SDN 001 Sungai Pinang, Wardiati. Ia membenarkan bahwa sekolah pernah memiliki ruang kelas berdinding papan dan berlantai tanah, namun kondisi itu sudah berubah setelah dilakukan perbaikan.
"Saat ini tidak ada lagi ruang kelas dengan kondisi seperti yang disebutkan. Memang masih ada empat bangunan lama yang digunakan karena keterbatasan lahan. Untuk membangun ruang kelas baru, bangunan lama harus dibongkar terlebih dahulu," kata Wardiati, Senin (3/8/2026) malam.
Ia berharap informasi mengenai kondisi sekolah disampaikan berdasarkan fakta di lapangan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.**