Audisi PB Djarum 2026 Bergulir di Pekanbaru, Atlet Muda Berbakat Diburu

Rabu, 08 Juli 2026 | 12:39:23 WIB
Audisi Umum PB Djarum 2026 di Pekanbaru (foto: Jri)

iniriau.com, PEKANBARU – Kota Pekanbaru kembali dipercaya menjadi salah satu lokasi penyelenggaraan Audisi Umum PB Djarum 2026. Ajang pencarian atlet bulu tangkis muda berbakat itu resmi dimulai di GOR Angkasa, Jalan Angkasa, Kecamatan Payung Sekaki, dan berlangsung hingga 12 Juli 2026.

Selain Pekanbaru, rangkaian audisi juga akan digelar di Makassar pada 4–9 Agustus 2026 serta Kudus, Jawa Tengah, pada 8–13 September 2026. Ketiga kota tersebut menjadi lokasi seleksi untuk menjaring calon atlet potensial dari berbagai daerah di Indonesia.

Ketua Tim Pencari Bakat Audisi Umum PB Djarum 2026, Sigit Budiarto, mengatakan pemilihan Pekanbaru merupakan bagian dari upaya memperluas pencarian talenta bulu tangkis di luar Pulau Jawa.

"Kami ingin memberi kesempatan yang sama kepada anak-anak berbakat di berbagai daerah. Harapannya, semakin banyak potensi terbaik yang bisa bergabung dan menjadi bagian dari pembinaan PB Djarum," ujar Sigit di sela kegiatan, Rabu (8/7/2026).

Menurut mantan pemain tim nasional Indonesia itu, selama ini banyak atlet potensial yang belum mendapatkan akses untuk mengikuti proses pembinaan secara maksimal. Karena itu, audisi di berbagai daerah diharapkan mampu membuka jalan bagi mereka untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.

Peserta yang mengikuti seleksi berasal dari tiga kategori usia, yakni U-11 (kelahiran 2016–2018), KU 11 (kelahiran 2015), dan KU 12 (kelahiran 2014), baik putra maupun putri.

Peserta terbaik dari setiap kota nantinya akan mengikuti karantina selama satu bulan di Kudus. Pada tahap tersebut, mereka akan menjalani latihan intensif sekaligus evaluasi sebelum ditetapkan sebagai atlet binaan PB Djarum.

Sigit menjelaskan, peluang lolos tidak hanya diberikan kepada para juara. Tim pencari bakat juga dapat memberikan rekomendasi kepada peserta yang dinilai memiliki potensi besar meski gagal menjadi juara di lapangan.

"Kami tidak hanya melihat hasil pertandingan. Jika ada pemain yang memiliki teknik bagus, semangat bertanding tinggi, dan potensi untuk berkembang, mereka tetap bisa mendapat kesempatan mengikuti tahap selanjutnya," jelasnya.

Selama masa karantina, peserta akan dipantau langsung oleh tim pelatih bersama sejumlah legenda bulu tangkis Indonesia. Penilaian dilakukan secara menyeluruh, mulai dari kemampuan teknik, penguasaan permainan, mental bertanding, hingga postur tubuh yang mendukung pembinaan jangka panjang.

Audisi Umum PB Djarum 2026 juga menghadirkan sederet mantan bintang bulu tangkis Indonesia sebagai tim pencari bakat dan motivator. Mereka di antaranya Tontowi Ahmad, Liliyana Natsir, Maria Kristin, Yuni Kartika, Hendrawan, serta Sigit Budiarto.

Kehadiran para legenda tersebut diharapkan mampu memotivasi para peserta untuk terus berlatih dan mengejar prestasi, sekaligus melahirkan generasi penerus yang mampu mengharumkan nama Indonesia di kancah bulu tangkis dunia.**

Tags

Terkini