Iniriau.com, Pekanbaru - Menyambut Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh pada tanggal 5 Juni 2026, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona Rokan terus berkomitmen menjaga keselarasan ketahanan energi nasional sejalan dengan kelestarian alam.
Bagi PHR, momentum hari lingkungan hidup menjadi refleksi pentingnya kepedulian lingkungan demi menjamin keberlanjutan masa depan generasi mendatang.
Sebagai salah satu produsen minyak terbesar di Indonesia, PHR membuktikan bahwa industri hulu migas dapat berjalan beriringan dengan prinsip kepatuhan (compliance) terhadap aspek pengelolaan lingkungan hidup, baik melalui inovasi operasi maupun program tanggung jawab sosial.
“Aspek lingkungan menjadi perhatian utama dalam setiap aktivitas dan kinerja yang berkelanjutan. Kami memastikan operasi industri dan pelestarian lingkungan dapat berjalan beriringan demi mewariskan alam yang lestari bagi generasi mendatang,” kata Pjs Corporate Secretary PHR Agung Prasetya.
Dalam menjalankan operasional di Blok Rokan, PHR secara konsisten menerapkan standar pengelolaan lingkungan yang ketat dan mengadopsi teknologi reduksi emisi diantaranya, implementasi Constructed Wetland pada Fasilitas Pengolahan Air Terproduksi, pengurangan gas suar bakar dengan Penambahan Water Cooling Vapor Recovery Unit (VRU) di Bekasap Gas Plant, serta memastikan seluruh kegiatan operasi dikelola dan diproses secara aman sesuai dengan regulasi, termasuk baku mutu lingkungan yang ditetapkan pemerintah.
Biodiversity Action Plan, merupakan program yang dijalankan agar operasional memberikan net positive impact terhadap keanekaragaman hayati.
Melalui program Corporate Involvement and Development (CID) atau Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PHR aktif menginisiasi program-program berbasis pemberdayaan masyarakat dan konservasi alam.
Adapun beberapa program tersebut diantaranya, Desa Energi Berdikari (DEB) yang bertujuan untuk meningkatkan ketahanan energi masyarakat desa dengan menggunakan energi baru terbarukan berupa biogas serta meningkatkan ekonomi masyarakat.
Melalui program Bank Sampah, PHR mendorong terbangunnya sistem pengelolaan sampah terpadu dengan mengelola sampah menjadi barang bernilai ekonomi. Seperti Bank Sampah Ibnu Almubarok di Rumbai, Pekanbaru. Selain bertujuan untuk mengurangi pembuangan sampah di lingkungan program ini juga dapat memberikan dampak baik secara ekonomi bagi masyarakat.
Keberadaan Hutan Rumbai dengan kubahnya yang rimbun dan hijau di kawasan Komplek Perkantoran Pertamina (Komperta) Rumbai, menjadi simbol nyata dedikasi PHR terhadap perlindungan alam dan ekosistem.
Memiliki kekayaan flora dan fauna, Hutan Rumbai menjadi rumah yang aman dan nyaman bagi berbagai satwa dilindungi. PHR berkomitmen menjaga ekosistem di dalamnya agar tetap lestari.
“Peningkatan produksi harus berjalan selaras dengan perlindungan lingkungan dan keselamatan kerja. Kami berkomitmen untuk terus menerapkan standar keselamatan tertinggi demi mewujudkan operasi yang andal, aman, dan berkelanjutan," ujar Agung. **