Polda Riau Pastikan Proyek 83 Jembatan Aman, 120 Personel Dikerahkan

Rabu, 15 April 2026 | 19:47:00 WIB
Wakapolda Riau, Brigjen Pol Hengky Haryadi didampingi jajaran PJU Polda Riau melepas keberangkatan Satgas Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II. Rabu (15/4/2026). Foto Humas Polda Riau

iniriau.com, Pekanbaru — Polda Riau mengerahkan ratusan personel dalam pengamanan pembangunan infrastruktur melalui Apel Pemberangkatan Satgas Darurat Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II, Rabu (15/4/2026). Apel yang berlangsung di Lapangan Mapolda Riau itu dipimpin Wakapolda Riau, Hengky Haryadi, serta dihadiri Irwasda Prabowo Santoso dan jajaran pejabat utama.

Dalam amanatnya, Wakapolda menegaskan bahwa keberadaan jembatan memiliki peran vital dalam membuka akses wilayah dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Karena itu, seluruh personel diminta sigap mengantisipasi potensi gangguan selama proses pembangunan berlangsung.

Sebanyak 120 personel dilibatkan dalam tahap ini, terdiri dari 70 personel Sat Brimob, 30 personel Polda Riau, dan 20 personel Dit Polairud. Mereka akan bertugas mengawal jalannya pembangunan dan renovasi jembatan agar berjalan aman dan lancar.
Proyek tahap II mencakup pembangunan serta perbaikan 83 jembatan yang dilaksanakan dalam dua gelombang. 

Tahap pertama dimulai 15 April hingga 15 Mei 2026 dengan target 44 jembatan, sementara tahap kedua berlangsung 16 Mei hingga 16 Juni 2026 dengan target 39 jembatan. Wakapolda juga mengingatkan pentingnya pola pengamanan yang adaptif seiring sistem pekerjaan bertahap di lapangan. Ia menekankan agar seluruh personel mengedepankan keselamatan, profesionalitas, serta memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk masyarakat di sekitar proyek.

“Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, loyalitas, dan dedikasi. Pastikan kehadiran Polri benar-benar dirasakan dalam mendukung pembangunan daerah,” pesannya.

Apel berlangsung tertib dan lancar. Kehadiran Satgas ini diharapkan mampu menjamin keamanan proyek, sehingga pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II dapat berjalan optimal dan memberi dampak nyata bagi konektivitas serta perekonomian di Provinsi Riau.**

Tags

Terkini