Pemprov Riau Tak Tolerir Perburuan Satwa Langka di Bumi Lancang Kuning

Selasa, 03 Maret 2026 | 20:53:10 WIB
Plt Gubernur Riau SF Hariyanto (foto: rtc)

iniriau.com, PEKANBARU – Pemerintah Provinsi Riau menegaskan komitmennya dalam menjaga kelestarian satwa liar menyusul terungkapnya kasus perburuan gajah di wilayah setempat. Dukungan tersebut disampaikan saat konferensi pers di Aula Tribrata Kepolisian Daerah Riau, Selasa (3/3/2026).

Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, hadir langsung dalam agenda tersebut sebagai bentuk dukungan moral dan kelembagaan terhadap proses hukum yang tengah berjalan. Ia menyebut, tindakan tegas terhadap pelaku menjadi langkah penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan ekosistem daerah.

Menurutnya, keberadaan Gajah Sumatera harus dilindungi karena populasinya kian terancam. Pemerintah daerah, kata dia, tidak akan mentolerir praktik perburuan maupun perdagangan bagian tubuh satwa dilindungi. “Penegakan hukum harus dilakukan secara maksimal. Ini bukan sekadar pelanggaran biasa, tetapi kejahatan terhadap lingkungan yang berdampak luas,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat dalam mencegah kejahatan serupa. Edukasi dan pengawasan di kawasan rawan konflik satwa menjadi bagian dari upaya pencegahan yang akan diperkuat.

Sementara itu, Kapolda Riau, Herry Heryawan, menjelaskan bahwa pengungkapan kasus tersebut merupakan hasil penyelidikan intensif tim di lapangan. Pihaknya memastikan proses hukum akan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. “Kami tidak akan berhenti pada penangkapan ini. Pengembangan terus dilakukan untuk menelusuri kemungkinan jaringan yang terlibat,” tegasnya.

Pemprov Riau bersama kepolisian berkomitmen memperketat pengawasan dan meningkatkan koordinasi lintas sektor guna memastikan perlindungan terhadap satwa dilindungi semakin optimal di masa mendatang.**

Tags

Terkini