BPBD Riau Catat 126 Hektare Lahan Terbakar Akibat Karhutla

Rabu, 04 Februari 2026 | 18:23:00 WIB
Ilustrasi karhutla (foto: freepik)

iniriau.com, PEKANBARU – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali melanda sejumlah daerah di Provinsi Riau pada pekan pertama Februari 2026. Total luasan lahan yang terbakar tercatat mencapai 126,22 hektare, dengan Kabupaten Bengkalis menjadi wilayah terdampak paling besar.

Kepala BPBD dan Pemadam Kebakaran Provinsi Riau, Edy Afrizal, menyampaikan bahwa Bengkalis mencatat luasan Karhutla sekitar 37,51 hektare. Angka tersebut disusul Kabupaten Indragiri Hilir seluas 22 hektare, Pelalawan 21 hektare, serta Kota Dumai sekitar 12,5 hektare.

“Karhutla terbanyak saat ini berada di Kabupaten Bengkalis,” ujar Edy, Rabu (4/2/2026). Selain itu, kebakaran juga terjadi di Kota Pekanbaru dengan luasan sekitar 8 hektare. Sementara Kabupaten Kepulauan Meranti, Siak, dan Kampar masing-masing mencatat sekitar 7 hektare. 

Di Indragiri Hulu dan Kuantan Singingi, luasan Karhutla dilaporkan lebih dari 1 hektare. Adapun Kabupaten Rokan Hulu dan Rokan Hilir hingga kini masih dilaporkan nihil Karhutla.
Di Kabupaten Pelalawan, khususnya wilayah Kuala Kampar, tim gabungan masih melakukan upaya pemadaman. 

Untuk mempercepat penanganan, BPBD setempat menambah personel guna memperkuat tim yang telah lebih dulu diterjunkan ke lokasi.b“BPBD Pelalawan kembali menurunkan tambahan personel. Saat ini pemadaman masih berlangsung,” kata Edy.

Sementara itu, di Indragiri Hilir, api dilaporkan telah berhasil dipadamkan. Namun, petugas masih bersiaga karena asap masih terpantau di lokasi bekas kebakaran. Tim terus melakukan penyemprotan air untuk mencegah api kembali muncul.

“Api di Inhil sudah padam, tapi masih ada asap sehingga petugas tetap siaga di lapangan,” jelasnya.

Untuk Karhutla di Kabupaten Bengkalis, tepatnya di Kecamatan Bandar Laksamana, api telah berhasil dikendalikan. Meski demikian, proses pendinginan masih terus dilakukan guna memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala. “Di Bandar Laksamana saat ini tinggal pendinginan. Kondisi api sudah padam,” tutup Edy.**

Tags

Terkini