FABEM Riau dan Kodam XIX/Tuanku Tambusai Perkuat Sinergi Pengamanan TNTN

Jumat, 28 November 2025 | 08:59:13 WIB
BEM se-Riau menggelar pertemuan silaturahmi dengan Kodam XIX/Tuanku Tambusai di Ruang Kerja Pangdam, Markas Kodam Pekanbaru (foto: istimewa)

iniriau.com, Pekanbaru – Forum Alumni Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Riau menggelar pertemuan silaturahmi dengan Kodam XIX/Tuanku Tambusai di Ruang Kerja Pangdam, Markas Kodam Pekanbaru, Kamis (27/11/2025), dalam rangka memperkuat kolaborasi strategis untuk mendukung pengamanan dan pelestarian Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN). Kawasan konservasi penting ini menjadi salah satu paru-paru dunia dan memerlukan dukungan berbagai elemen masyarakat untuk menjamin kelestariannya.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, S.A.P., M.M., CHRMP., bersama Kasdam Brigjen TNI Rudi Hermawan, S.E., M.M., serta jajaran Kodam. Dari pihak Forum Alumni BEM Riau hadir Ketua FABEM Riau Heri Guspendri, S.P., M.Sos didampingi Bendahara, Darmadi, S.P. Dalam sambutannya, Pangdam Agus Hadi Waluyo menyampaikan apresiasi atas inisiatif kolaboratif dari para alumni BEM Riau. Ia menegaskan bahwa persoalan di TNTN tidak semata-mata menyangkut aspek keamanan.

“Isu di TNTN bukan hanya masalah keamanan semata, tetapi juga masalah konservasi, lingkungan, dan penegakan hukum. TNI, khususnya Kodam XIX/Tuanku Tambusai, berkomitmen penuh untuk menjaga kawasan ini. Namun kami tidak bisa bekerja sendirian. Sinergi dengan akademisi dan kelompok masyarakat, seperti Forum Alumni BEM Riau, sangat krusial,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Forum Alumni BEM Riau, Heri Guspendri, menegaskan komitmen pihaknya untuk menjadi mitra strategis Kodam dalam menjaga kawasan TNTN. Ia menyatakan bahwa kepedulian lingkungan menjadi salah satu fokus utama FABEM Riau.

“Sebagai bagian dari masyarakat Riau yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan, kami merasa terpanggil untuk ikut berkontribusi. Kami menawarkan peran kami dalam bidang edukasi, sosialisasi hukum, dan pengawasan berbasis data yang dapat mendukung tugas-tugas Kodam di lapangan. Kami yakin, dengan kolaborasi, upaya pengamanan TNTN dari pembalakan liar, perambahan, dan konflik lahan dapat lebih efektif dan berkelanjutan,” ujar Heri Guspendri.

Pertemuan tersebut juga menghasilkan beberapa poin tindak lanjut untuk memperkuat aksi pengamanan TNTN. Kedua pihak sepakat mendorong penyelenggaraan diskusi terbatas yang melibatkan pakar lingkungan, hukum, dan perwakilan masyarakat adat untuk merumuskan solusi komprehensif.

Selain itu, akan digelar program edukasi dan sosialisasi hukum konservasi kepada masyarakat di sekitar kawasan penyangga TNTN, dengan dukungan personel Kodam. Forum Alumni BEM Riau juga akan menyediakan data dan kajian untuk memperkuat perencanaan operasi pengamanan di lapangan.

Melalui sinergi ini, Kodam XIX/Tuanku Tambusai dan FABEM Riau berharap upaya pelestarian dan pengamanan Taman Nasional Tesso Nilo dapat berjalan lebih terarah, terukur, dan berkelanjutan, sehingga mampu mewujudkan Riau yang aman dan lestari.**

Tags

Terkini