<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Latest Posts</title><link>https://www.iniriau.com/</link><description>Latest posts of our site.</description><atom:link href="https://www.iniriau.com/rss" rel="self" type="application/rss+xml" /><item><title>BMKG Prediksi Hujan Ringan Melanda Riau Hari Ini</title><link>https://www.iniriau.com/detail/53353/bmkg-prediksi-hujan-ringan-melanda-riau-hari-ini</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;iniriau com, PEKANBARU&lt;/strong&gt; — Warga Riau diminta mewaspadai perubahan cuaca pada Selasa (18/8/2026). Meski pagi hari cenderung cerah berawan, hujan ringan diprakirakan turun di sejumlah wilayah mulai siang hingga dini hari.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Forecaster On Duty BMKG, Yasir P., menjelaskan cuaca pagi umumnya berada dalam kondisi kabur hingga cerah berawan. Kondisi tersebut kemudian berubah menjadi cerah berawan hingga berawan pada siang dan sore.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Hujan ringan berpotensi terjadi pada siang sampai sore di Rokan Hulu, Kampar, Pelalawan, Indragiri Hulu dan Indragiri Hilir,” ujar Yasir.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Memasuki malam, peluang hujan masih terdapat di beberapa daerah. Rokan Hilir, Rokan Hulu, Kampar, Bengkalis, Siak, Pelalawan, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir hingga Pekanbaru masuk dalam wilayah yang berpotensi mengalami hujan ringan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurut Yasir, potensi hujan juga dapat berlanjut hingga dini hari, sehingga masyarakat yang beraktivitas di luar rumah perlu memperhatikan perkembangan cuaca.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;BMKG belum mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk Riau pada hari ini. Suhu udara diprakirakan berkisar 23&#45;34 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan 50&#45;98 persen.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Angin bertiup dari tenggara menuju barat laut dengan kecepatan sekitar 10&#45;30 kilometer per jam. Sementara kondisi perairan Riau relatif aman dengan tinggi gelombang sekitar 0,5&#45;1,25 meter atau kategori rendah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Di tengah peluang hujan, pemantauan hotspot menunjukkan masih terdapat aktivitas titik panas di sejumlah wilayah Sumatera.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Hingga Senin (17/8/2026) pukul 23.00 WIB, terpantau 602 titik panas di Sumatera. Bangka Belitung mencatat jumlah tertinggi dengan 172 titik, disusul Sumatera Selatan 165 titik dan Lampung 87 titik.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Untuk wilayah Riau, BMKG mendeteksi 75 hotspot. Pelalawan menjadi daerah dengan sebaran terbanyak, mencapai 38 titik.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Hotspot lainnya ditemukan di Rokan Hulu sembilan titik, Kampar delapan titik, Siak enam titik, Rokan Hilir empat titik, Dumai empat titik, Kepulauan Meranti dua titik, Indragiri Hulu dua titik, serta masing&#45;masing satu titik di Bengkalis dan Indragiri Hilir.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kondisi tersebut menjadi perhatian karena keberadaan hotspot dapat meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan, terutama apabila kondisi di lapangan kembali kering.**&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.iniriau.com/gambar/26206261724-img_20260605_082916.jpg"/><pubDate>Tue, 18 Aug 2026 09:05:47 +0700</pubDate><guid>https://www.iniriau.com/detail/53353/bmkg-prediksi-hujan-ringan-melanda-riau-hari-ini</guid></item><item><title>Tugas Tuntas, Paskibraka Riau Dapat Pesan Khusus Gubernur</title><link>https://www.iniriau.com/detail/53352/tugas-tuntas-paskibraka-riau-dapat-pesan-khusus-gubernur</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;iniriau com, PEKANBARU&lt;/strong&gt; — Suasana penuh keakraban mewarnai malam ramah tamah Pemerintah Provinsi Riau bersama anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Riau 2026 di Balai Pauh Janggi, Senin (17/8/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pertemuan tersebut sekaligus menjadi penutup perjalanan para putra&#45;putri terpilih Riau setelah menjalankan tugas pada rangkaian peringatan HUT ke&#45;81 Kemerdekaan Republik Indonesia.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto menyampaikan penghargaan atas dedikasi seluruh anggota Paskibraka yang telah melewati rangkaian latihan hingga menjalankan tugas dengan baik.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurut SF Hariyanto, keberhasilan mereka bukan sekadar hasil dari kemampuan teknis saat upacara, tetapi juga buah dari proses panjang yang menanamkan kedisiplinan, ketekunan dan rasa tanggung jawab.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Apresiasi dan terima kasih saya sampaikan kepada seluruh anggota Paskibraka yang telah menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab. Kalian sudah memberikan yang terbaik pada momentum penting bagi bangsa dan negara,” ujar SF Hariyanto.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia meminta pengalaman selama menjadi Paskibraka tidak berhenti ketika tugas pengibaran dan penurunan bendera telah selesai. Nilai&#45;nilai yang diperoleh selama pemusatan latihan diharapkan terus melekat dalam kehidupan mereka.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;SF Hariyanto menekankan bahwa kedisiplinan dan semangat persatuan merupakan modal penting bagi generasi muda untuk menghadapi masa depan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Apa yang kalian jalani bukan semata&#45;mata tentang baris&#45;berbaris dan prosesi pengibaran bendera. Jadikan disiplin, tanggung jawab, kekompakan dan semangat kebangsaan sebagai bagian dari karakter kalian,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia juga mengajak para anggota Paskibraka untuk terus membawa semangat kemerdekaan ke lingkungan masing&#45;masing. Mereka diharapkan mampu menjadi teladan sekaligus ikut mengambil bagian dalam kegiatan positif di tengah masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dalam kesempatan itu, SF Hariyanto turut mengapresiasi pihak&#45;pihak yang berada di balik keberhasilan Paskibraka Riau. Mulai dari pelatih, pembina, personel TNI dan Polri hingga keluarga yang setia memberikan dukungan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Terima kasih kepada para pelatih, pembina, TNI dan Polri serta orang tua yang telah mendampingi anak&#45;anak kita. Dukungan semuanya sangat berarti dalam proses mereka hingga mampu melaksanakan tugas dengan baik,” tuturnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sementara itu, Raffa Omar Syatir selaku perwakilan Paskibraka putra Riau 2026 mengaku bersyukur mendapat kesempatan menjadi bagian dari pasukan pengibar bendera tingkat provinsi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia menyampaikan terima kasih kepada Pemprov Riau dan seluruh pihak yang telah memberikan pembinaan selama mereka menjalani persiapan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Banyak pengalaman dan pelajaran yang kami dapat selama mengikuti proses pembinaan. Kami sangat berterima kasih atas kesempatan dan kepercayaan yang diberikan kepada kami,” ujar Raffa.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurut Raffa, rangkaian latihan hingga pelaksanaan pengibaran dan penurunan Sang Merah Putih menjadi pengalaman penting yang akan menjadi bekal bagi seluruh anggota untuk melangkah ke masa depan.**&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.iniriau.com/gambar/45279418939-1787017779.jpeg"/><pubDate>Tue, 18 Aug 2026 09:01:49 +0700</pubDate><guid>https://www.iniriau.com/detail/53352/tugas-tuntas-paskibraka-riau-dapat-pesan-khusus-gubernur</guid></item><item><title>Hari Ketiga Pencarian, Dua Korban Kapal PMI Ditemukan Tewas di Perairan Rupat</title><link>https://www.iniriau.com/detail/53351/hari-ketiga-pencarian-dua-korban-kapal-pmi-ditemukan-tewas-di-perairan-rupat</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;iniriau.com, PEKANBARU&lt;/strong&gt; &amp;nbsp;— Upaya pencarian korban kapal pekerja migran yang tenggelam di perairan Pulau Rupat, Dumai, membuahkan hasil. Tim SAR Gabungan menemukan dua korban dalam kondisi meninggal dunia pada Senin (17/8/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kecelakaan laut tersebut terjadi Jumat (14/8/2026), saat speed boat bermesin dua yang membawa pekerja migran dari Rupat menuju Malaysia mengalami kecelakaan di tengah cuaca buruk.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kapal dilaporkan terbalik setelah wilayah perairan Rupat diterjang hujan deras, angin kencang dan badai.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Memasuki hari ketiga pencarian, Tim SAR memperluas wilayah operasi hingga 291 mil laut persegi dengan pola pencarian berjarak 0,5 mil laut.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Korban pertama ditemukan mengapung sekitar 2,5 mil laut dari lokasi kecelakaan. Petugas kemudian kembali menemukan korban kedua pada jarak sekitar 11,6 mil laut dari titik kejadian.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kedua korban langsung dievakuasi ke Pelabuhan Wilmar Dumai. Selanjutnya, jenazah diserahkan kepada tim Inafis untuk proses identifikasi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kepala Kantor SAR Pekanbaru Budi Cahyadi mengatakan, pencarian masih terus dilakukan karena satu korban lainnya belum ditemukan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Dari data sementara, sebanyak 22 orang tercatat dalam daftar korban, dengan 19 orang selamat, dua orang ditemukan meninggal dunia, dan satu orang masih dalam pencarian,” ujar Budi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia memastikan seluruh unsur SAR gabungan tetap dikerahkan untuk melanjutkan penyisiran. Dalam operasi tersebut, keselamatan personel menjadi perhatian utama, terutama mengingat kondisi cuaca di wilayah perairan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Tim SAR masih berupaya menemukan satu korban yang hingga kini dinyatakan hilang.**&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.iniriau.com/gambar/1052330194-file_000000008cb082078315faa8b0bacbf0.png"/><pubDate>Tue, 18 Aug 2026 08:15:45 +0700</pubDate><guid>https://www.iniriau.com/detail/53351/hari-ketiga-pencarian-dua-korban-kapal-pmi-ditemukan-tewas-di-perairan-rupat</guid></item><item><title>Polres Bengkalis Tetapkan Warga Temeran Tersangka Kebakaran Lahan</title><link>https://www.iniriau.com/detail/53350/polres-bengkalis-tetapkan-warga-temeran-tersangka-kebakaran-lahan</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;iniriau com, BENGKALIS&lt;/strong&gt; — Aktivitas membuka lahan dengan cara membakar berujung proses hukum. Polres Bengkalis menetapkan IA (79), warga Desa Temeran, Kecamatan Bengkalis, sebagai tersangka dugaan kebakaran lahan yang terjadi pada Minggu (16/8/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kasus tersebut bermula ketika IA diketahui sedang memerun di kebun sagu miliknya sekitar pukul 12.00 WIB. Saat itu, kondisi cuaca panas disertai angin cukup kencang.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Seorang warga sempat mengingatkan IA agar menghentikan aktivitas pembakaran karena dikhawatirkan api sulit dikendalikan. Namun, sekitar pukul 13.00 WIB api membesar dan merambat ke arah timur.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Api kemudian membakar tanaman sagu dan menjalar ke lahan milik warga lainnya. Masyarakat bersama petugas selanjutnya melakukan upaya pemadaman serta melaporkan kejadian tersebut kepada Bhabinkamtibmas dan pemadam kebakaran.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kasat Reskrim Polres Bengkalis AKP Yohn Mabel mengatakan, IA ditetapkan sebagai tersangka setelah penyidik melakukan pemeriksaan saksi, mengumpulkan alat bukti dan melaksanakan gelar perkara.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Penetapan tersangka dilakukan berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan, pemeriksaan saksi&#45;saksi, pengumpulan alat bukti serta gelar perkara,” ujar Yohn.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dari hasil penanganan di lokasi, lahan yang digarap diperkirakan sekitar satu hektare. Polisi mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain mancis, potongan ban dalam sepeda motor, pelepah sagu, batang kayu bekas terbakar, parang, sertifikat tanah, KTP tersangka serta satu batang sawit berusia sekitar enam bulan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Atas kasus tersebut, IA disangkakan melanggar Pasal 108 juncto Pasal 56 ayat (1) Undang&#45;Undang Nomor 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan dan/atau Pasal 308 ayat (1) juncto Pasal 311 Undang&#45;Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Polisi masih melanjutkan proses penyidikan dengan melengkapi administrasi perkara, mengirimkan SPDP serta berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum. Penyidik juga akan meminta keterangan ahli Laboratorium Forensik dan ahli perkebunan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar mengingatkan masyarakat agar tidak menggunakan metode pembakaran ketika membersihkan lahan, khususnya di tengah kondisi cuaca yang berpotensi memicu karhutla.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Membuka lahan dengan cara membakar mengancam keselamatan masyarakat, merusak lingkungan dan berujung pada proses hukum,” tegasnya.**&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.iniriau.com/gambar/7831993813-img-20260817-wa0015.jpg"/><pubDate>Mon, 17 Aug 2026 22:00:13 +0700</pubDate><guid>https://www.iniriau.com/detail/53350/polres-bengkalis-tetapkan-warga-temeran-tersangka-kebakaran-lahan</guid></item><item><title>Empat Pecatur Putri Riau Lolos Seleksi Catur Babak Kualifikasi PON 2028</title><link>https://www.iniriau.com/detail/53349/empat-pecatur-putri-riau-lolos-seleksi-catur-babak-kualifikasi-pon-2028</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;iniriau.com, PEKANBARU&lt;/strong&gt; – Empat pecatur putri asal Riau memastikan langkah menuju babak kualifikasi PON 2028 setelah tampil sebagai yang terbaik dalam seleksi catur yang digelar Pengprov PERCASI Riau.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Keempat atlet tersebut yakni Annisa Hutahean dan Wilda Nurhanifah dari Siak, Aisyah Putri dari Rokan Hilir, serta Elza Fitri asal Pelalawan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Mereka berhasil mengungguli 22 peserta dari 12 kabupaten/kota lainnya pada nomor catur cepat. Seleksi berlangsung di Sekretariat Pengprov PERCASI Riau, 15&#45;16 Agustus 2026.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Annisa Hutahean tampil sebagai peraih poin tertinggi dengan koleksi 5 poin. Sementara Wilda Nurhanifah, Aisyah Putri dan Elza Fitri masing&#45;masing mengantongi 4,5 poin.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ketua Pengprov PERCASI Riau, H Syafri Jaya, mengapresiasi pencapaian keempat atlet tersebut. Ia berharap keberhasilan di tingkat seleksi menjadi modal untuk menghadapi persaingan yang lebih berat pada babak kualifikasi PON.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Alhamdulillah, saya sangat mengapresiasi keberhasilan empat pecatur putri ini. Semoga bisa memberikan yang terbaik di babak kualifikasi PON 2028 nanti,” kata Syafri, Senin (17/8/2026) di Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Syafri mengingatkan para atlet agar tidak terlena dengan hasil yang telah diraih. Menurutnya, latihan secara konsisten menjadi kunci untuk meningkatkan kemampuan sebelum menghadapi babak berikutnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Jaga semangat dan terus berlatih. Semoga kita bisa meraih prestasi dan membawa medali pulang untuk Bumi Lancang Kuning,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dengan hasil tersebut, keempat pecatur putri Riau kini memiliki kesempatan untuk melanjutkan perjuangan menuju PON XXII 2028 dan mengharumkan nama Riau di pentas olahraga nasional.**&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.iniriau.com/gambar/6185780241-img-20260817-wa0014.jpg"/><pubDate>Mon, 17 Aug 2026 21:27:00 +0700</pubDate><guid>https://www.iniriau.com/detail/53349/empat-pecatur-putri-riau-lolos-seleksi-catur-babak-kualifikasi-pon-2028</guid></item><item><title>Mafirion: Agrinas Harus Selektif  Beri KSO pada Perusahaan</title><link>https://www.iniriau.com/detail/53348/mafirion-agrinas-harus-selektif--beri-kso-pada-perusahaan</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;iniriau.com, PEKANBARU&lt;/strong&gt; — Anggota DPR RI Fraksi PKB Daerah Pemilihan Riau II, H. Mafirion, meminta PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) lebih selektif dalam menentukan mitra pengelola perkebunan dan tidak memberikan kerja sama operasional (KSO) kepada perusahaan yang tidak mampu mengakomodasi kepentingan masyarakat di sekitar perkebunan maupun masyarakat adat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Mafirion menyampaikan hal tersebut menyikapi masih terjadinya bentrokan dan konflik di sejumlah wilayah perkebunan di Riau yang melibatkan masyarakat dengan pihak yang mengelola kebun. Menurutnya, konflik agraria tidak boleh terus berulang setelah pengelolaan lahan beralih kepada Agrinas.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Jangan sampai pergantian pengelola hanya mengganti nama perusahaan, tetapi persoalan dengan masyarakat tetap terjadi. Agrinas harus memastikan setiap perusahaan yang diberikan kepercayaan mengelola kebun benar&#45;benar mampu membangun hubungan yang baik dengan masyarakat dan menghormati hak&#45;hak masyarakat adat,” ujar Mafirion.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia menegaskan bahwa lahan yang dikelola Agrinas memiliki dimensi sosial yang sangat besar. Karena itu, orientasi pengelolaan tidak boleh semata&#45;mata mengejar produksi dan keuntungan, tetapi juga harus memastikan masyarakat di sekitar perkebunan memperoleh manfaat ekonomi dan mendapatkan kepastian atas hak&#45;haknya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Kalau perusahaan penerima KSO mengabaikan masyarakat, memicu konflik, atau tidak mampu menyelesaikan persoalan dengan masyarakat adat, jangan diberikan kepercayaan untuk mengelola kebun. Agrinas harus berani mengevaluasi dan menghentikan kerja sama dengan mitra yang tidak berpihak kepada kepentingan rakyat,” tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Mafirion mengatakan, sejumlah persoalan di Riau menunjukkan bahwa konflik perkebunan masih menjadi pekerjaan rumah yang serius. Persoalan tersebut antara lain menyangkut penguasaan dan pengelolaan lahan, akses masyarakat terhadap kebun, hubungan dengan pekerja dan masyarakat sekitar, serta persoalan hak masyarakat adat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Di Rokan Hulu, misalnya, konflik pengelolaan perkebunan bahkan sempat berujung bentrokan antara kelompok yang berbeda kepentingan setelah adanya pengambilalihan pengelolaan lahan dan penunjukan pihak KSO. Persoalan sengketa lahan di Tambusai Utara dan Kota Garo juga menjadi perhatian hingga dilakukan koordinasi antara Pemerintah Provinsi Riau dan Komnas HAM.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Kita tidak ingin kebun yang seharusnya menjadi sumber kesejahteraan justru menjadi sumber konflik. Kehadiran Agrinas harus dirasakan sebagai kehadiran negara yang memberikan solusi, bukan menghadirkan persoalan baru di tengah masyarakat,” kata Mafirion.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia meminta Agrinas melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh mitra pengelola, khususnya perusahaan yang memiliki persoalan dengan masyarakat. Evaluasi tersebut, menurutnya, harus dilakukan secara objektif dengan melibatkan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, masyarakat adat, koperasi dan pihak&#45;pihak yang memiliki kepentingan langsung terhadap perkebunan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Mafirion juga mengapresiasi rencana Agrinas untuk memperluas keterlibatan masyarakat lokal dalam pengelolaan perkebunan. Agrinas sebelumnya menyampaikan bahwa pola KSO akan diarahkan menuju sistem vendor dengan tujuan memberikan manfaat yang lebih besar kepada masyarakat dan membuka peluang lebih luas bagi pelaku usaha lokal.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Perubahan pola kerja sama harus benar&#45;benar menjadi perubahan paradigma. Masyarakat lokal jangan hanya menjadi penonton di tanah mereka sendiri. Mereka harus mendapatkan ruang untuk bekerja, menjadi bagian dari koperasi, menjadi mitra usaha dan memperoleh manfaat ekonomi dari keberadaan perkebunan tersebut,” ujar Mafirion.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurutnya, pengelolaan perkebunan negara harus mengedepankan prinsip keadilan, transparansi, kemitraan dan keberlanjutan. Terlebih, Agrinas sendiri telah menyatakan komitmennya untuk membangun kemitraan yang inklusif, memberdayakan masyarakat dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat sekitar perkebunan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Agrinas adalah representasi negara dalam mengelola aset perkebunan. Karena itu, keberhasilan Agrinas bukan hanya diukur dari berapa banyak produksi dan keuntungan yang diperoleh, tetapi juga dari seberapa banyak konflik yang bisa diselesaikan dan seberapa besar kesejahteraan masyarakat meningkat,” tegas Mafirion.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia berharap Agrinas tidak ragu mengambil langkah tegas terhadap mitra yang gagal menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Jangan beri KSO kepada perusahaan yang tidak punya komitmen terhadap rakyat. Kebun harus menghasilkan, perusahaan harus sehat, tetapi masyarakat juga harus sejahtera. Itulah prinsip pengelolaan perkebunan yang berkeadilan,” tutup Mafirion.**&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.iniriau.com/gambar/1052561618-images.jpeg"/><pubDate>Mon, 17 Aug 2026 20:39:43 +0700</pubDate><guid>https://www.iniriau.com/detail/53348/mafirion-agrinas-harus-selektif--beri-kso-pada-perusahaan</guid></item><item><title>Remisi Kemerdekaan, 16 Warga Binaan Bengkalis Hirup Udara Bebas</title><link>https://www.iniriau.com/detail/53347/remisi-kemerdekaan-16-warga-binaan-bengkalis-hirup-udara-bebas</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;iniriau com, BENGKALIS&lt;/strong&gt; – Momentum HUT ke&#45;81 Kemerdekaan Republik Indonesia membawa kabar baik bagi 970 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkalis. Mereka mendapatkan remisi atau pengurangan masa pidana, Senin (17/8/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dari jumlah tersebut, 16 warga binaan dinyatakan langsung bebas setelah masa hukumannya berakhir melalui pemberian remisi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Penyerahan remisi dilakukan secara simbolis oleh Bupati Bengkalis Kasmarni bersama Kalapas Bengkalis Priyo Tri Laksono dan disaksikan unsur Forkopimda serta tamu undangan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dalam kesempatan itu, Kasmarni menyampaikan bahwa remisi bukan sekadar pengurangan masa hukuman. Menurutnya, pemberian hak tersebut merupakan bagian dari pembinaan agar warga binaan dapat kembali ke masyarakat dengan bekal perubahan dan keterampilan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Remisi dan pengurangan masa pidana harus dipandang sebagai bagian dari proses reintegrasi sosial,” ujar Kasmarni saat membacakan sambutan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia meminta warga binaan yang memperoleh remisi tidak menyia&#45;nyiakan kesempatan tersebut. Mereka didorong membangun kehidupan baru, menaati aturan, bekerja secara jujur dan menjaga hubungan baik dengan keluarga.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kasmarni juga menyoroti dukungan PT Bumi Laksamana Jaya (BLJ) terhadap Lapas Bengkalis. BUMD tersebut membantu membangun tower air dan sumur bor yang dilengkapi empat tangki berkapasitas 5.000 liter per tangki.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Selain itu, fasilitas tersebut memiliki sumur bor berkapasitas 8 ton per jam serta dua mesin booster dengan kapasitas 60 liter per menit.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurut Kasmarni, dukungan dunia usaha tersebut membantu memenuhi kebutuhan dasar warga binaan sekaligus menunjukkan pentingnya kolaborasi dalam penyelenggaraan pemasyarakatan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pada kesempatan yang sama, ia mengingatkan petugas lapas agar tetap mengedepankan integritas. Ia menegaskan tidak boleh ada toleransi terhadap narkotika, pungutan liar, penyalahgunaan kewenangan, percaloan maupun penyelundupan barang terlarang.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sementara itu, Priyo Tri Laksono mengungkapkan jumlah penghuni Lapas Bengkalis saat ini mencapai 1.931 orang. Dari jumlah tersebut, 1.210 merupakan warga binaan dan 721 lainnya berstatus tahanan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Sekitar 65 persen penghuni Lapas Bengkalis merupakan perkara narkotika,” ungkap Priyo.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia menjelaskan pemberian remisi diberikan setelah warga binaan memenuhi persyaratan, termasuk menunjukkan perilaku baik selama mengikuti pembinaan dan tidak melakukan pelanggaran tata tertib.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Selain pembinaan kepribadian, Lapas Bengkalis juga membekali warga binaan dengan keterampilan melalui kegiatan produktif. Program tersebut antara lain budidaya ikan lele dan patin serta pertanian berbagai jenis sayuran, tanaman pangan dan buah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Hasil kegiatan tersebut sebagian dimanfaatkan untuk mendukung pembinaan dan sebagian lainnya disalurkan sebagai bantuan kepada masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Kami akan terus memperkuat keamanan, ketertiban dan pembinaan agar warga binaan dapat kembali ke keluarga dan masyarakat sebagai pribadi yang mandiri,” kata Priyo.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Secara nasional, pemerintah memberikan remisi umum kepada 173.706 warga binaan pada peringatan HUT ke&#45;81 RI. Sementara itu, sebanyak 1.085 anak binaan memperoleh pengurangan masa pidana sesuai ketentuan yang berlaku.**&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.iniriau.com/gambar/30784429123-img-20260817-wa0012.jpg"/><pubDate>Mon, 17 Aug 2026 19:46:38 +0700</pubDate><guid>https://www.iniriau.com/detail/53347/remisi-kemerdekaan-16-warga-binaan-bengkalis-hirup-udara-bebas</guid></item><item><title>Remisi Kemerdekaan Diberikan kepada 10.987 Warga Binaan Riau</title><link>https://www.iniriau.com/detail/53346/remisi-kemerdekaan-diberikan-kepada-10987-warga-binaan-riau</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;iniriau.com, PEKANBARU&lt;/strong&gt; – Sebanyak 10.987 warga binaan di Provinsi Riau memperoleh remisi dalam rangka HUT ke&#45;81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Dari jumlah tersebut, 185 orang langsung menghirup udara bebas.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pemberian remisi dilakukan bertepatan dengan peringatan Kemerdekaan RI, Senin (17/8/2026). Hak tersebut diberikan kepada warga binaan yang telah memenuhi persyaratan dan dinilai berkelakuan baik selama menjalani masa pidana.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau, Rudy Fernando Sianturi, mengatakan remisi merupakan bagian dari sistem pembinaan pemasyarakatan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Remisi diberikan kepada warga binaan dan anak binaan yang telah memenuhi persyaratan administratif dan substantif serta menunjukkan perilaku baik selama menjalani pidana,” kata Rudy.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Berdasarkan keputusan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, penerima Remisi Umum I di Riau tercatat sebanyak 10.802 orang. Mereka mendapatkan pengurangan sebagian masa pidana.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sedangkan Remisi Umum II diberikan kepada 185 warga binaan. Remisi ini membuat mereka dapat langsung bebas setelah seluruh persyaratan terpenuhi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Rudy menjelaskan, proses pemberian remisi dilakukan melalui verifikasi dalam Sistem Database Pemasyarakatan (SDP). Pengusulan juga mengacu pada Undang&#45;Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan serta aturan terkait lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Di Riau, Kanwil Ditjen Pemasyarakatan memiliki 16 satuan kerja yang terdiri dari lembaga pemasyarakatan, rumah tahanan negara dan Lembaga Pembinaan Khusus Anak.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Plt Gubernur Riau SF Hariyanto menilai pemberian remisi tidak sekadar memangkas masa pidana. Menurutnya, remisi menjadi bentuk apresiasi terhadap warga binaan yang bersungguh&#45;sungguh mengikuti proses pembinaan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Pemberian remisi merupakan penghargaan negara kepada warga binaan yang telah menunjukkan perubahan perilaku, menaati tata tertib dan mengikuti program pembinaan,” ujar SF Hariyanto.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia meminta warga binaan yang mendapatkan kebebasan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memulai kehidupan baru serta tidak kembali melakukan pelanggaran hukum.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Jadikan hari ini sebagai awal untuk membuka lembaran kehidupan yang baru. Tunjukkan bahwa Saudara mampu berubah, taat hukum, bekerja dengan jujur dan memberikan manfaat bagi keluarga serta masyarakat,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sementara bagi warga binaan yang masih menjalani masa pidana, SF Hariyanto mengingatkan agar tetap mengikuti pembinaan dengan disiplin dan mempersiapkan diri sebelum kembali ke tengah masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia juga memberikan pesan khusus kepada anak binaan agar memanfaatkan masa pembinaan untuk belajar dan membangun masa depan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Khusus kepada anak binaan, teruslah belajar, bangun cita&#45;cita, hormati orang tua dan guru. Persiapkan diri menjadi generasi Indonesia yang cerdas, berkarakter dan berakhlak mulia,” tuturnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kegiatan pemberian remisi tersebut turut dihadiri Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Riau Rudy Hendra Pakpahan bersama jajaran. Kehadiran jajaran Kementerian Hukum Riau menjadi bagian dari penguatan koordinasi dengan Ditjen Pemasyarakatan dalam mendukung pelayanan hukum dan pembinaan warga binaan di Riau.**&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.iniriau.com/gambar/80251940284-img-20260817-wa0011.jpg"/><pubDate>Mon, 17 Aug 2026 15:51:25 +0700</pubDate><guid>https://www.iniriau.com/detail/53346/remisi-kemerdekaan-diberikan-kepada-10987-warga-binaan-riau</guid></item><item><title>Direktur BSP: Semangat Kemerdekaan Jadi Energi Transformasi dan Ketahanan</title><link>https://www.iniriau.com/detail/53345/direktur-bsp-semangat-kemerdekaan-jadi-energi-transformasi-dan-ketahanan</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;iniriau com, PEKANBARU&lt;/strong&gt; – Momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke&#45;81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi pengingat bagi seluruh insan PT Bumi Siak Pusako (BSP) untuk terus memperkuat integritas, meningkatkan kinerja, serta memberikan kontribusi nyata bagi daerah dan ketahanan energi nasional.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Direktur PT Bumi Siak Pusako, Robi Junipa, dalam pesan kemerdekaannya kepada seluruh pegawai BSP menegaskan bahwa kemajuan dan kemandirian bangsa di bidang energi harus diwujudkan melalui kerja keras, keberanian melakukan perubahan, serta kolaborasi seluruh insan perusahaan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Bagi BSP, semangat kemerdekaan harus kita wujudkan melalui kerja nyata dan kinerja yang memberikan manfaat bagi perusahaan, daerah, dan negara,” ujar Robi Junipa.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurutnya, tantangan industri minyak dan gas bumi ke depan semakin besar. BSP memiliki tanggung jawab untuk menjaga keberlanjutan operasi, meningkatkan produksi, memperkuat tata kelola, serta memenuhi Komitmen Kerja Pasti (KKP) kepada Pemerintah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menghadapi berbagai tantangan tersebut, Robi mengajak seluruh pegawai BSP menjadikan momentum kemerdekaan sebagai semangat untuk berubah dan bergerak lebih baik.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Saya percaya bahwa transformasi BSP bukan hanya tanggung jawab Direksi atau Management, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Lima Semangat Membangun BSP&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dalam pesan HUT ke&#45;81 Kemerdekaan RI tersebut, Direktur BSP menyampaikan lima semangat yang harus terus diperkuat oleh seluruh insan perusahaan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pertama, Integritas dan Kepatuhan. Seluruh pegawai diminta menjalankan setiap amanah dengan jujur, profesional, bertanggung jawab, serta selalu berpedoman pada peraturan dan tata kelola perusahaan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kedua, Semangat Meningkatkan Produksi dan Kinerja. Insan BSP harus bekerja lebih efektif, produktif, dan berorientasi pada hasil untuk menjaga keberlanjutan operasi sekaligus meningkatkan produksi perusahaan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ketiga, Keberanian Melakukan Perbaikan. BSP harus berani melakukan perubahan dan perbaikan yang didasarkan pada data, analisis, regulasi, pengelolaan risiko, serta kepentingan perusahaan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Keempat, Kolaborasi dan Kepedulian. Seluruh fungsi di lingkungan perusahaan harus membangun kerja sama yang kuat dan menghilangkan sekat&#45;sekat organisasi untuk mencapai tujuan perusahaan secara bersama&#45;sama.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kelima, Memberikan Nilai bagi Daerah dan Negara. Setiap aktivitas BSP harus memberikan manfaat dan kontribusi nyata bagi Kabupaten Siak, Provinsi Riau, dan Indonesia.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ketahanan Energi sebagai Warisan untuk Generasi Mendatang&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Robi juga menekankan bahwa tanggung jawab BSP tidak hanya berorientasi pada pencapaian perusahaan saat ini, tetapi memiliki dimensi yang lebih panjang bagi generasi mendatang.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Ketahanan energi daerah dan nasional adalah warisan atau legacy yang harus kita jaga dan lanjutkan sejak zaman Kesultanan Siak, untuk masa depan bangsa Indonesia dan kemajuan daerah” ungkapnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Karena itu, BSP harus terus tumbuh menjadi perusahaan migas daerah yang unggul, profesional, berintegritas, kompetitif, dan berkelanjutan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Semangat tersebut sejalan dengan transformasi perusahaan melalui spirit “Fix The Flow – Unlock The Value”, yakni memperbaiki aliran dan proses perusahaan sekaligus menciptakan nilai yang semakin besar bagi seluruh pemangku kepentingan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Direktur BSP mengajak seluruh pegawai menjadikan peringatan kemerdekaan bukan sekadar seremoni, melainkan momentum memperkuat rasa tanggung jawab terhadap perusahaan, daerah, bangsa, dan negara.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Mari kita bergerak bersama, bekerja lebih baik, dan memberikan kontribusi terbaik bagi BSP dan Indonesia,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menutup pesan kemerdekaannya, Robi menyampaikan optimisme bahwa dengan integritas, keberanian melakukan perbaikan, peningkatan kinerja, serta kolaborasi seluruh insan perusahaan, BSP dapat terus memberikan kontribusi terhadap pembangunan daerah dan ketahanan energi nasional.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dirgahayu Republik Indonesia ke&#45;81, Merdeka!.**&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.iniriau.com/gambar/28211090812-img-20260817-wa0010.jpg"/><pubDate>Mon, 17 Aug 2026 15:01:00 +0700</pubDate><guid>https://www.iniriau.com/detail/53345/direktur-bsp-semangat-kemerdekaan-jadi-energi-transformasi-dan-ketahanan</guid></item><item><title>HUT ke&#45;81 RI Jadi Momentum Kemenkum Riau Perkuat Integritas</title><link>https://www.iniriau.com/detail/53344/hut-ke81-ri-jadi-momentum-kemenkum-riau-perkuat-integritas</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;iniriau com, PEKANBARU&lt;/strong&gt; – Semangat kemerdekaan mewarnai peringatan HUT ke&#45;81 Republik Indonesia di Kantor Wilayah Kementerian Hukum Riau, Senin (17/8/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Upacara yang berlangsung di halaman Kanwil Kementerian Hukum Riau tersebut dipimpin Kepala Kanwil Kementerian Hukum Riau, Rudy Hendra Pakpahan. Seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan mengenakan Wastra Nusantara.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Upacara diikuti jajaran pimpinan, pejabat struktural dan fungsional, pelaksana, PPPK serta peserta MagangHUB. Kegiatan dilaksanakan secara mandiri setelah koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Riau terkait rencana pelaksanaan upacara bersama.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dalam amanatnya, Rudy mengajak seluruh jajaran menjadikan peringatan kemerdekaan sebagai pengingat atas besarnya pengorbanan para pahlawan dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia menilai bentuk perjuangan saat ini tidak lagi melalui medan perang, melainkan diwujudkan lewat kerja keras, peningkatan kompetensi, profesionalisme serta penguatan integritas dalam menjalankan tugas.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Setiap pekerjaan yang kita lakukan merupakan bagian dari kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa dan pelayanan kepada masyarakat,” kata Rudy.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Selain menekankan pentingnya profesionalitas, Rudy juga meminta seluruh pegawai menjaga persatuan di tengah keberagaman. Perbedaan latar belakang maupun pandangan tidak boleh menjadi pemicu perpecahan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Momentum peringatan kemerdekaan semakin istimewa dengan penyerahan Satyalancana Karya Satya XX Tahun kepada delapan pegawai Kanwil Kementerian Hukum Riau.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Rudy Hendra Pakpahan juga menerima penghargaan yang sama sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian dan dedikasi dalam menjalankan tugas.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Melalui peringatan HUT ke&#45;81 RI, jajaran Kanwil Kementerian Hukum Riau meneguhkan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat integritas dan menjaga persatuan sebagai bagian dari upaya mengisi kemerdekaan.**&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.iniriau.com/gambar/92798680041-img-20260817-wa0009.jpg"/><pubDate>Mon, 17 Aug 2026 12:25:49 +0700</pubDate><guid>https://www.iniriau.com/detail/53344/hut-ke81-ri-jadi-momentum-kemenkum-riau-perkuat-integritas</guid></item><item><title>Kabut Tak Ganggu Khidmat Upacara HUT RI di Riau</title><link>https://www.iniriau.com/detail/53343/kabut-tak-ganggu-khidmat-upacara-hut-ri-di-riau</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;iniriau com, PEKANBARU&lt;/strong&gt; &#45; Suasana berkabut menyelimuti halaman Kantor Gubernur Riau, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, saat upacara peringatan HUT ke&#45;81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kabut yang muncul sejak pagi membuat suasana upacara tampak berbeda. Namun, kondisi tersebut tidak menghambat jalannya prosesi pengibaran Sang Merah Putih yang berlangsung tertib hingga selesai.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Plt Gubernur Riau SF Hariyanto menjadi inspektur upacara. Sedangkan posisi komandan upacara dipercayakan kepada AKBP Nasrudin SH SIK MH dari Ditreskrimsus Polda Riau.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Upacara diawali dengan laporan kesiapan pasukan. Setelah itu, Paskibraka Provinsi Riau memasuki lapangan untuk menjalankan tugas pengibaran bendera.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Raisa Dinda Ernia, siswi SMA Negeri 2 Pekanbaru, mendapat tugas sebagai pembawa baki. Ia menyerahkan bendera Merah Putih kepada SF Hariyanto sebelum prosesi pengibaran dimulai.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pengibaran bendera berlangsung diiringi lagu Indonesia Raya. Seluruh peserta kemudian memberikan penghormatan dan mengikuti mengheningkan cipta untuk mengenang perjuangan para pahlawan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Rangkaian berikutnya diisi pembacaan Pancasila oleh SF Hariyanto, UUD 1945 oleh Kepala Kesbangpol Riau Boby Rachmat, serta teks Proklamasi oleh Ketua DPRD Riau Kaderismanto.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kemeriahan mulai terasa menjelang penutupan melalui penampilan aubade yang membawakan sejumlah lagu nasional. Upacara kemudian diakhiri dengan doa yang dipimpin Kepala Kanwil Kementerian Agama Riau, Muliardi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Meski berlangsung dalam kondisi berkabut, peringatan HUT ke&#45;81 RI di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau tetap berjalan lancar, tertib dan penuh penghormatan terhadap makna kemerdekaan.**&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.iniriau.com/gambar/67644709427-1786938502-picsay.jpg"/><pubDate>Mon, 17 Aug 2026 11:31:00 +0700</pubDate><guid>https://www.iniriau.com/detail/53343/kabut-tak-ganggu-khidmat-upacara-hut-ri-di-riau</guid></item><item><title>BMKG Prediksi Hujan Ringan Guyur Sejumlah Wilayah Riau</title><link>https://www.iniriau.com/detail/53342/bmkg-prediksi-hujan-ringan-guyur-sejumlah-wilayah-riau</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;iniriau.com, PEKANBARU&lt;/strong&gt; — Cuaca di Provinsi Riau pada Senin (17/8/2026) diperkirakan cukup bersahabat. Mayoritas wilayah akan mengalami cerah berawan hingga berawan, meski hujan ringan berpeluang turun pada dini hari.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Indah DN, mengatakan potensi hujan tidak merata dan hanya terjadi di sejumlah daerah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Pada pagi hari, kondisi cuaca Riau diprakirakan udara kabur hingga cerah berawan. Siang sampai sore hari umumnya cerah berawan hingga berawan,” kata Indah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurutnya, kondisi berawan juga masih berpeluang bertahan hingga malam hari. Sementara memasuki dini hari, beberapa wilayah berpotensi mengalami hujan ringan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Potensi hujan ringan pada dini hari terdapat di Rokan Hulu, Rokan Hilir, Kampar, Bengkalis, Siak, Kepulauan Meranti, Pelalawan dan Kota Dumai,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Indah menyebut BMKG belum mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk Provinsi Riau pada periode tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Dari prakiraan parameter cuaca, suhu udara berada pada kisaran 23 hingga 34 derajat Celsius dengan kelembapan 50–97 persen. Angin bertiup dari tenggara hingga barat laut dengan kecepatan 10–30 kilometer per jam.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sementara kondisi perairan Riau relatif aman. Tinggi gelombang diprakirakan berkisar 0,5 hingga 1,25 meter atau masuk kategori rendah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;BMKG mengimbau masyarakat tetap memantau perkembangan cuaca, terutama bagi warga yang memiliki aktivitas di luar ruangan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Meski tidak ada peringatan dini, masyarakat tetap perlu memperhatikan informasi cuaca terbaru, khususnya di wilayah yang berpotensi mengalami hujan,” tutup Indah.**&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.iniriau.com/gambar/88225731209-img_20260727_075516.jpg"/><pubDate>Mon, 17 Aug 2026 09:27:06 +0700</pubDate><guid>https://www.iniriau.com/detail/53342/bmkg-prediksi-hujan-ringan-guyur-sejumlah-wilayah-riau</guid></item><item><title>Ketum ABPEDNAS Puji Pidato Prabowo soal Desa dan Rumah Rakyat</title><link>https://www.iniriau.com/detail/53341/ketum-abpednas-puji-pidato-prabowo-soal-desa-dan-rumah-rakyat</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;iniriau.com, JAKARTA&lt;/strong&gt; — Pidato kenegaraan Presiden Prabowo Subianto mendapat apresiasi dari Ketua Umum DPP ABPEDNAS Indonesia sekaligus Presiden AREA Indonesia, Indra Utama.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Indra menilai pesan yang disampaikan Prabowo dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI&#45;DPD RI 2026 memperlihatkan arah pembangunan yang semakin memberi perhatian pada desa serta kebutuhan hunian masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurut Indra, penguatan desa harus menjadi bagian dari strategi memperluas pertumbuhan ekonomi. Kebijakan seperti Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, pengembangan desa nelayan, pemberdayaan UMKM serta penguatan sektor pertanian dan perikanan dinilai dapat membuka lebih banyak aktivitas ekonomi di daerah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Desa harus menjadi pelaku utama pembangunan. Potensi produksi, perdagangan dan lapangan kerja harus terus dikembangkan dari desa,” kata Indra dalam keterangannya, Minggu (16/8/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia juga menilai peran Badan Permusyawaratan Desa (BPD) perlu diperkuat. BPD, kata dia, tidak hanya menjalankan fungsi kelembagaan, tetapi juga menjadi penghubung aspirasi masyarakat sekaligus ikut mengawasi pembangunan desa.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Indra menyebut target pemerintah mengoptimalkan 30.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih pada akhir 2026 sebagai langkah penting untuk memperkuat rantai ekonomi masyarakat desa.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Selain desa, Indra memberikan perhatian terhadap agenda penyediaan rumah layak bagi masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia menilai kebijakan perumahan memiliki dampak luas karena tidak hanya menyangkut kebutuhan tempat tinggal, tetapi juga berkaitan dengan kualitas kehidupan dan ketahanan keluarga.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Rumah bukan sekadar bangunan. Di sanalah keluarga membangun kehidupan, anak&#45;anak tumbuh dan masa depan dipersiapkan,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Indra menyebut pemerintah hingga 30 Juni 2026 telah membantu renovasi 83.907 rumah melalui Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya. Sementara itu, program FLPP telah menjangkau hampir 100.000 rumah dan kredit program perumahan mencapai 90.878 debitur.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurutnya, percepatan pembangunan rumah rakyat membutuhkan kerja sama berbagai pihak. Pemerintah, pemerintah daerah, pengembang, perbankan, lembaga pembiayaan hingga pelaku usaha harus berada dalam satu ekosistem.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sebagai Presiden AREA Indonesia, Indra menyatakan kesiapan organisasinya ikut mendorong peningkatan profesionalisme pelaku industri properti.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Ekosistem perumahan harus dibangun secara profesional, transparan dan berkelanjutan agar program rumah rakyat dapat memberikan manfaat maksimal,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia menambahkan, pembangunan perumahan juga berpotensi menggerakkan banyak sektor ekonomi, mulai dari konstruksi, bahan bangunan, pembiayaan hingga usaha mikro dan perdagangan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Indra memastikan ABPEDNAS akan terus mendorong peningkatan kapasitas BPD di seluruh Indonesia.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia berharap perhatian pemerintah terhadap desa dan perumahan tidak berhenti pada kebijakan pusat, tetapi benar&#45;benar dirasakan masyarakat di tingkat bawah.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Harapannya desa semakin produktif, ekonomi masyarakat semakin kuat dan semakin banyak keluarga yang memiliki rumah layak. Ketika desa dan keluarga kuat, fondasi Indonesia juga semakin kokoh,” tutup Indra.**&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.iniriau.com/gambar/3768100067-img-20260817-wa0000.jpg"/><pubDate>Mon, 17 Aug 2026 06:47:00 +0700</pubDate><guid>https://www.iniriau.com/detail/53341/ketum-abpednas-puji-pidato-prabowo-soal-desa-dan-rumah-rakyat</guid></item><item><title>Tiga TKI Hilang usai Speedboat Terbalik di Rupat</title><link>https://www.iniriau.com/detail/53340/tiga-tki-hilang-usai-speedboat-terbalik-di-rupat</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;iniriau.com, BENGKALIS&amp;nbsp;&lt;/strong&gt; – Tiga penumpang kapal pengangkut Tenaga Kerja Indonesia (TKI) masih belum ditemukan setelah speedboat yang mereka tumpangi terbalik di perairan Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis, Riau.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Insiden tersebut terjadi Jumat (14/8/2026) malam saat kapal dalam perjalanan dari Rupat menuju Malaysia. Kapal dilaporkan berangkat sekitar pukul 19.00 WIB dengan menggunakan speedboat yang memiliki dua mesin.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru Budi Cahyadi melalui Humas Kukuh Widodo mengatakan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 20.30 WIB ketika kondisi perairan memburuk.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Cuaca saat itu hujan disertai angin kencang dan badai sehingga kapal mengalami kecelakaan dan terbalik,” ujar Kukuh, Sabtu (15/8/2026) malam.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Sejumlah penumpang sempat hanyut setelah kapal terbalik. Beberapa di antaranya berhasil diselamatkan oleh kapal yang melintas dan selanjutnya dibawa ke Dumai untuk mendapat penanganan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Namun, informasi awal dari kepolisian menyebutkan masih ada tiga orang yang belum ditemukan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Merespons laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Pekanbaru mengerahkan Rescue Boat (RB) 218 Dumai. Sebanyak 11 personel Rescuer Unit Siaga SAR Dumai diterjunkan untuk melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pencarian dilakukan bersama unsur terkait dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan keselamatan tim di lapangan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Hingga Sabtu malam, operasi SAR masih berlangsung untuk menemukan tiga penumpang yang dinyatakan hilang.**&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.iniriau.com/gambar/44132598485-file_000000004aa0821194f02bff15c275fe.png"/><pubDate>Sun, 16 Aug 2026 17:47:09 +0700</pubDate><guid>https://www.iniriau.com/detail/53340/tiga-tki-hilang-usai-speedboat-terbalik-di-rupat</guid></item><item><title>Puluhan Pekerja Luka Diserang OTK di Kebun Sawit Rohul</title><link>https://www.iniriau.com/detail/53339/puluhan-pekerja-luka-diserang-otk-di-kebun-sawit-rohul</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;strong&gt;iniriau.com, ROHUL&lt;/strong&gt; – Puluhan pekerja kebun sawit terluka setelah diserang sekelompok orang tak dikenal (OTK) di Kecamatan Tambusai Utara, Kabupaten Rokan Hulu, Riau, Jumat (14/8/2026).&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Para korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tambusai Utara pada Sabtu (15/8/2026). Polisi juga memeriksa korban dan melakukan visum.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Salah seorang korban, Gunawan (31), mengatakan penyerangan terjadi saat pekerja sedang beristirahat di mess setelah membersihkan kebun.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Menurutnya, rombongan penyerang datang menggunakan tiga truk Colt Diesel dan dua mobil double cabin. Mereka kemudian menyerang para pekerja menggunakan kayu dan besi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Gunawan mengaku mengalami luka pada hidung dan tangan. Ia juga menyebut mendapat ancaman menggunakan senjata api serta kehilangan dua telepon seluler.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Korban lainnya, Rizaldi (44), mengalami luka terbuka di kepala serta cedera pada tangan dan mata akibat dipukul dan ditendang.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Kepala saya bocor, tangan dihantam balok kayu, mata ditendang dan saya diseret,” kata Rizaldi.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Ia menyebut sekitar 25 orang mengalami luka&#45;luka. Satu korban disebut dalam kondisi kritis, sedangkan sekitar 28 pekerja lainnya masih berada di kawasan kebun.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Juru bicara masyarakat, Abdul Aziz, mengatakan penyerangan diduga berkaitan dengan konflik pengelolaan lahan sawit sekitar 2.000 hektare di Afdeling 19 dan 21 yang diklaim masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Lahan tersebut sebelumnya dikelola melalui pola kemitraan dengan PT Torganda. Namun, pada 2025 lahan disita Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) karena disebut masuk kawasan hutan dan kemudian pengelolaannya diserahkan kepada PT Agrinas Palma Nusantara.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Aziz menyebut masyarakat tidak lagi menerima hasil perkebunan setelah pengelolaan beralih. Kondisi itu kemudian memicu upaya warga mengambil kembali lahan yang mereka klaim sebagai miliknya.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Masyarakat juga menduga adanya keterlibatan Agrinas dalam penyerangan. Namun, tudingan tersebut belum terbukti secara hukum.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau Kombes Hasyim Risahondua membenarkan laporan tersebut. Polisi kini memeriksa saksi, mencari para pelaku dan melengkapi berkas penyelidikan.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;“Selanjutnya memeriksa saksi&#45;saksi, mencari keberadaan pelaku&#45;pelaku dan melengkapi berkas,” ujar Hasyim.**&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://www.iniriau.com/gambar/21107166326-image_750x_685918f887475.jpg"/><pubDate>Sun, 16 Aug 2026 14:28:12 +0700</pubDate><guid>https://www.iniriau.com/detail/53339/puluhan-pekerja-luka-diserang-otk-di-kebun-sawit-rohul</guid></item></channel></rss>