Tengku Fauzan Langsung Dicopot dari Jabatan Kadis Pendidikan Riau

Tengku Fauzan Langsung Dicopot dari Jabatan Kadis Pendidikan Riau
TFT ditahan pasac ditetapkan jadi tersangka korupsi perjalanan dinas fiktif di Sekwan DPRD Riau (foto: istimewa)

iniriau.com, PEKANBARU - Kepala Dinas Pendidikan Riau Tengku Fauzan Tambusai (TFT)  jadi tersangka dugaan korupsi perjalanan dinas fiktif. TFR juga langsung ditahan di Rutan Sialang Bungkuk Pekanbaru, Rabu (15/5/2024).

Tidak hanya itu TFT, Pemprov Riau juga langsung dicopot dari jabatannya sebagai Kepala Dinas Pendidikan. Hal itu disampaikan Kepala Biro Hukum Pemprov Riau Yan Darmadi, Kamis (16/5/2024). Menurutnya Fauzan menjabat setelah dilantik Gubernur Riau Edy Natar, 29 Desember 2023 lalu.

"Jabatan otomatis dicopot, pemberhentian sementara dari ASN. Kalau sudah inkrah ya nanti diberhentikan permanen kami melihat putusan nanti," kata Yang seperti dikutip dari detik.com, Kamis (16/5/2024).

Menurutnya Pemprov Riau menghormati proses hukum yang sedang berjalan di Kejaksaan Tinggi Riau. Ia juga memastikan Pemprov Riau tak memberi bantuan hukum karena berkaitan kasus korupsi.

"Kami menghormati proses yang dilakukan teman-teman Kejaksaan Tinggi Riau. Kami tentu karena beliau ASN maka kami tidak memberikan bantuan hukum dan status kepegawaian diberhentikan sementara sesuai dengan regulasi yang ada sampai dinyatakan bersalah dan inkrah," kata Yan.

Pemberhentian sementara dilakukan sesuai regulasi atas UU Nomer 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara. Hal ini agar tersangka fokus menyelesaikan persoalan tersebut.

"Sebenarnya kalaupun tidak ditahan status sebagai tersangka sesuai regulasi harus diberhentikan sementara. Ini agar beliau bisa fokus (terkait persoalan hukum," kata Yan.

Penetapan tersangka TFT dilakukan berdasarkan Surat Penetapan Tersangka Nomor: Tap.Tsk - 02 / L.4.5 / Fd.1 / 05 / 2024 tanggal 15 Mei 2024. TFT diduga melanggar Pasal 2 dan Pasal 3 UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, dengan kerugian negara sebesar Rp2.343.848.140.

Kasi Penkum dan Humas Kejati Riau, Bambang Heripurwanto menjelaskan, bahwa kasus TFT saat dirinya sebagai Plt Sekretaris DPRD Provinsi Riau, memerintahkan bawahannya untuk mempersiapkan dokumen pertanggungjawaban kegiatan perjalanan dinas fiktif. Dokumen tersebut termasuk nota dinas, SPT, SPPD, kwitansi, NP2D, SP2DOB, tiket transportasi, boarding pass, dan bill hotel.**
 



 

#Hukrim

Index

Berita Lainnya

Index