5 Rajab 1444 H | Jumat, 27 Januari 2023
Bersama Klien Bapas, Kepala Kanwil Kemenkumham Riau Panen Sorgum dan Tanam Cabe
hukum | Kamis, 8 Desember 2022
Editor : Betty Ismail | Reporter : Jri

Kepala Kanwil Kemenkumham Riau panen sorgum dan tanam cabe di Griya Abhipraya (foto: istimewa)

iniriau.com,PEKANBARU - Nama Griya Abhipraya diambil dari Bahasa Sansekerta, yaitu “Grhya” yang berarti pemukiman/rumah dan “Abhipraya” yang berarti memiliki harapan. Dengan nama ini, Griya Abhipraya diharapkan dapat menjadi rumah singgah bagi para pelanggar hukum sekaligus tempat untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kapasitas agar mampu menjadi warga yang baik dan diterima kembali oleh masyarakat.

Sebagai salah satu pilot project program pembentukan Griya Abhipraya nasional Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM RI, Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Pekanbaru telah membentuk Griya Abhipraya. Dimana bekerjasama dengan Santri Tani Nahdatul Ulama. Rumah singgah ini bernama RA Kopi Aren yang terletak di Palas Rumbai - Pekanbaru.

Santri Tani Nahdatul Ulama yang merupakan salah satu Pokmas Lipas Bapas Kelas II Pekanbaru memiliki sumber daya berupa pertanian, perkebunan, perikanan dan pertenakan memberikan akses pelatihan dan penyediaan lahan bagi produktifitas Klien Pemasyarakatan.

Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Riau, Mhd. Jahari Sitepu, didampingi Kepala Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan se Kota Pekanbaru disambut langsung oleh Ketua DPP Santri Tani Nahdatul Ulama, K.H.T. Rusli Ahmad, kemudian melaksanakan kegiatan panen raya Sorgum dan penanaman bibit cabe yang merupakan hasil kegiatan dari Klien Bapas Pekanbaru, Kamis (8/12).

Kakanwil menyambut baik dan memberikan apresiasi terhadap pelaksanakan kegiatan yang telah dilaksanakan oleh Griya Abhipraya Bapas Kelas II Pekanbaru bersama Santri Tani Nahdatul Ulama. Kakanwil berharap kegiatan dalam pemberdyaan Klien Pemasyarakatan di Griya Abhipraya ini dapat terus berkelanjutan dan memberikan dampak baik bagi Klien Bapas Kelas II Pekanbaru khususnya.

"Kita berharap, Griya Abhipraya dapat melaksanakan kegiatan produksi sekaligus menjadi akses untuk penyaluran tenaga kerja terampil, baik narapidana, klien Pemasyarakatan, hingga mantan narapidana. Sehingga para WBP yang sudah bebas tak lagi mengulangi perbuatan melanggar hukum," sebutnya. Kepada Klien Bapas tersebut, Jahari meminta untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya dan dapat belajar serta insyaf dari kesalahan masa lalu.

"Saya sampaikan juga terima kasih tak terhingga kepada Pak Kiyai Rusli Ahmad yang telah bekerjasama dengan Kemenkumham Riau. Semoga mendatangkan keberkahan dan kebermanfaatan bagi kita semua," katanya lagi. 

Rusli Ahmad juga turut berbangga karena dilibatkan dalam program pembinaan masyarakat. Sebagai tokoh masyarakat Riau, dia merasa bertanggungjawab dalam membangun masa depan warganya.

 "Kami dengan tangan terbuka dan senang hati ikut membantu pembinaan klien Pemasyarakatan ini. Bagaimanapun mereka semua adalah putra putri Riau yang akan menentukan masa depan daerahnya. Jadi harus kita perhatikan dan beri dukungan," ujar mantan Ketua DPRD Riau ini.**


    Nasional   Otomotif   Life Style
  Bisnis   Advertorial   Ruang Kosong
  Daerah   Galeri   Pariwisata
  Internasional   Sport   Hiburan
  Hukum   Pendidikan   Griya Interior
  Politik   Budaya   Kisah Inspiratif
    Kota Pekanbaru   Kabupaten Kampar   Kabupaten Rokan Hulu
  Kabupaten Indragiri Hulu   Kabupaten Kuantan Singingi   Kabupaten Rokan Hilir
  Kabupaten Indragiri Hilir   Kabupaten Meranti   Kabupaten Bengkalis
  Kota Dumai   Kabupaten Siak   Kabupaten Pelalawan
      Pemkab Bengkalis   DPRD Kabupaten Bengkalis