29 Zulqaidah 1443 H | Rabu, 29 Juni 2022
UAS Akui Dideportasi Pihak Singapura Bersama Keluarga
nasional | Selasa, 17 Mei 2022
Editor : Betty Ismail | Reporter : NN

Ustadz Abdul Somad (foto: internet)

iniriau.com, PEKANBARU –Dalam sekejap berita dideportasinya Ustadz Abdul Somad (UAS)  bersama keluarga oleh pihak Imigrasi Singapura viral di Riau. Di berbagai grup whattsapp, berita deportasi UAS ini jadi sorotan dan pembahasan anggota grup.

"Kalau benar UAS dideportasi, Jakarta pasti tau, kita lihat saja nanti perkembangannya. Insyaa Allah akan terbongkar dalangnya," ujar mantan Anggota DPRD Riau, Helmi Burman, Selasa (17/5).

Banyak yang mempertanyakan mengapa UAS dideportasi. Apa lagi kepergian UAS bersama istri dan anak serta sahabatnya ke Singapura, hanya untuk berlibur.  Sebagai seorang intelektual muslim asal Riau, wajar jika banyak warga Riau yang ingin tahu soal penahanan UAS oleh Imigrasi Singapura.

UAS sendiri telah mengakui bahwa kalau dirinya benar  dideportasi oleh pihak Imigrasi Singapura. UAS bahkan  menggambarkan suasana  ruangan 1x2 meter tempat mereka diamankan tak ubahnya bak penjara. 

"Benar saya dideportasi dari imigrasi Singapura. Itu sohih, bukan hoax," kata UAS dalam wawancara yang ditayangkan Channel YouTube ‘Hai Guys Official’, Selasa 17 Mei 2022.

Menurut UAS, ia berangkat ke Singapura Senin (16/5) siang dari Batam, dan tiba di Pelabuhan Tanah Merah, Singapura sekitar pujul 13.30 WIB, dengan maksud hendak liburan.

"Sampai di pelabuhan tanah merah (Singapura) sekitar jam 1.30 (siang) waktu Indonesia karena jam tidak saya robah. Saya cinta negara kesaturan republik indonesia," paparnya. Saat itu, UAS menceritakan, dia berangkat bersama dengan satu sahabatnya yang membawa keluarga beserta anak masing-masing dalam rangka liburan.

"Saya bawa ustazah (istri UAS Fatimah) dan Sami, anak saya untuk liburan. Kebetulan sahabat saya ini kan dekat rumahnya dari singapura," kata UAS.

Hingga kini belum ada penjelasan dari pihak Singapura mengapa  UAS dideportasi. Demikian juga di Jakarta, belum ada pejabat terkait di Indonesia yang bicara. Karena itu UAS meminta Duta Besar Singapura di Jakarta untuk  memberi penjelasan.

"Pegawai imigrasi Singapura  pun tak bisa menjelaskan. Jadi yang bisa menjelaskan itu mungkin ambassador of Singapore in Jakarta, you have to explain to our community," why did your country, why did your government reject us, why did your government deport us. Kenapa? apakah karena teroris? Apakah karena ISIS? apakah karena bawa narkoba? itu perlu dijelaskan," kata UAS dikutip dari Viva.co.id.**


    Nasional   Otomotif   Life Style
  Bisnis   Advertorial   Ruang Kosong
  Daerah   Galeri   Pariwisata
  Internasional   Sport   Hiburan
  Hukum   Pendidikan   Griya Interior
  Politik   Budaya   Kisah Inspiratif
    Kota Pekanbaru   Kabupaten Kampar   Kabupaten Rokan Hulu
  Kabupaten Indragiri Hulu   Kabupaten Kuantan Singingi   Kabupaten Rokan Hilir
  Kabupaten Indragiri Hilir   Kabupaten Meranti   Kabupaten Bengkalis
  Kota Dumai   Kabupaten Siak   Kabupaten Pelalawan
      Pemkab Bengkalis   DPRD Kabupaten Bengkalis