12 Rabiul Awwal 1443 H | Selasa, 19 Oktober 2021
BBM Langka, Pemprov Riau Surati BPH Migas Minta Tambahan Kuota
pemprov | Rabu, 13 Oktober 2021
Editor : Rvp | Reporter : Betty Ismail

Foto dok: istimewa

Iniriau.com,  PEKANBARU - Aktifitas masyarakat Riau beberapa waktu terakhir mengalami peningkatan. Hal ini seiring dengan penurunan status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dari Level 4 ke Level 2, yang membuat mobilitas masyarakat tinggi daripada sebelumnya. Bahkan ini mulai berakibat kelangkaan Bahan Bakar Minyak terutama jenis Solar di 12 kabupaten/kota se-Riau.

Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, SF Hariyanto melakukan pertemuan dengan PT Pertamina. Pertemuan ini membahas persoalan kelangkaan BBM di Riau. Pemerintah Provinsi Riau akan meminta tambahan kuota Bahan Bakar Minyak (BBM)  Riau kepada Badan Pengatur Hilir (BPH) Migas.

"Iya tadi kita melakukan pertemuan dengan Pertamina membahas persoalan kelangkaan BBM di Riau, pekan ini kita layangkan surat Gubernur ke BPH Migas untuk penambahan kuota BBM di Provinsi Riau. Kita minta pada PPKM level 2 ini Riau bisa mendapatkan kuota BBM normal kembali," kata Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, SF Hariyanto  Selasa (12/10).

SF Hariyanto mengatakan, kelangkaaan BBM di Riau karena kuota yang di plot Badan Pengatur Hilir (BPH) Minyak dan Gas (Migas) untuk 12 kabupaten/kota se-Riau pada saat Riau menerapkan PPKM Level 4.

Jadi, kuota yang dimasukan saat ini adalah saat Riau PPKM Level 4 dimana kendaraan bus dan truk tidak banyak beroperasi. Namun berbeda saat ini dimana  Provinsi Riau sudah PPKM Level 2. Kendaraan saat PPKM Level 4 tidak banyak operasi, kini sudah banyak yang jalan.

"Saat ini sudah ada kenaikan 8 persen dari kuota yang diplot BPH Migas saat Riau masih PPKM Level 4, namun itu belum menutupi kebutuhan BBM di 12 kabupaten/kota. Sebab saat ini Riau sudah PPKM Level 2 dan kendaraan sudah berjalan normal. Seperti bus itu maksimum menggunakan BMM jenis solar sekitar 200 liter per bus," kata SF Hariyanto.

Sebelumnya Manager Communication, Relations, and CSR Pertamina Regional Sumbagut, Taufikurachman mengatakan, tidak ada kelangkaan BBM di Riau. Kekosongan BBM disebabkan adanya kenaikan konsumsi BBM di Pekanbaru sejak diturunkannya level PPKM 4 menjadi 2 beberapa waktu lalu. Artinya animo masyarakat untuk berpergian bertambah.

"Ada pengaruhnya dengan adanya penurunan level PPKM, sehingga animo masyarakat untuk keluar rumah atau bepergian bertambah. Insya Allah sudah bisa terlayani dengan baik dan lancar," kata Taufikurachman.**


    Nasional   Otomotif   Life Style
  Bisnis   Advertorial   Ruang Kosong
  Daerah   Galeri   Pariwisata
  Internasional   Sport   Hiburan
  Hukum   Pendidikan   Griya Interior
  Politik   Budaya   Kisah Inspiratif
    Kota Pekanbaru   Kabupaten Kampar   Kabupaten Rokan Hulu
  Kabupaten Indragiri Hulu   Kabupaten Kuantan Singingi   Kabupaten Rokan Hilir
  Kabupaten Indragiri Hilir   Kabupaten Meranti   Kabupaten Bengkalis
  Kota Dumai   Kabupaten Siak   Kabupaten Pelalawan
      Pemkab Bengkalis   DPRD Kabupaten Bengkalis