OMC dan Water Bombing Digenjot, Satgas Udara Tangani Karhutla Riau

Jumat, 18 September 2026 | 20:38:55 WIB
Satgas Udara Lanud Roesmin Nurjadin mengoptimalkan operasi modifikasi cuaca (OMC) sekaligus menyiagakan helikopter untuk pemadaman dari udara Jumat (17/9/2026) - foto : Pentak Lanud Rsn

iniriau com, PEKANBARU — Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau terus diperkuat melalui operasi udara. Satgas Udara Lanud Roesmin Nurjadin mengoptimalkan operasi modifikasi cuaca (OMC) sekaligus menyiagakan helikopter untuk pemadaman dari udara.

Untuk mendukung OMC, pesawat Cessna Caravan 208 milik BNPB dengan registrasi PK-SNM diterbangkan membawa 1.000 kilogram natrium klorida (NaCl). Penyemaian awan dilakukan pada ketinggian sekitar 8.000 hingga 12.000 kaki.

Kadisops Lanud Roesmin Nurjadin Kolonel (Pnb) Andri Setyawan mengatakan operasi tersebut diarahkan untuk meningkatkan peluang turunnya hujan di wilayah yang masih menghadapi ancaman karhutla.

"Harapan kita, hujan dapat segera turun di wilayah-wilayah yang terjadi karhutla, sehingga upaya pencegahan dan penanggulangan efektif menekan karhutla," kata Andri, Jumat (18/9/2026).

Menurutnya, pelaksanaan OMC sangat bergantung pada kondisi atmosfer dan ketersediaan awan yang dapat disemai. Karena itu, pesawat menyisir sejumlah wilayah sasaran untuk mencari kondisi yang mendukung pertumbuhan awan hujan.

Selain mendatangkan hujan buatan, penanganan karhutla juga dilakukan dengan pemadaman langsung dari udara. Satgas mengoperasikan helikopter H225M Caracal TNI AU yang dilengkapi water bucket untuk menjalankan misi water bombing.

Andri menyebut helikopter tersebut diperbantukan berdasarkan perintah Panglima TNI untuk membantu penanganan karhutla di Riau. Operasionalnya berada di bawah kendali Satgas Udara Lanud Roesmin Nurjadin.

Sebelum diterbangkan, seluruh bagian helikopter dan peralatan pendukung diperiksa oleh pilot serta kru. Pemeriksaan meliputi kondisi pesawat, sistem pendukung penerbangan hingga water bucket.

"Heli Caracal kita memang sudah di-BKO-kan sesuai perintah Panglima TNI untuk ikut membantu penanganan karhutla, khususnya di Provinsi Riau, di bawah Satgas Udara Lanud Rsn," ujarnya.

Penggunaan helikopter tersebut terutama untuk menjangkau titik kebakaran yang sulit ditangani menggunakan akses darat.

Satgas Udara memastikan operasi modifikasi cuaca dan pemadaman melalui udara terus disesuaikan dengan perkembangan karhutla di lapangan.**

Tags

Terkini