iniriau com, INHIL – Setelah titik kebakaran sebelumnya berhasil dikendalikan, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali muncul di Kelurahan Sungai Beringin, Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir. Hingga Minggu (6/9/2026), tim gabungan masih berupaya memadamkan api yang membakar lahan semak belukar di kawasan tersebut.
Petugas yang terlibat dalam operasi pemadaman berasal dari TNI, Polri, BPBD, Damkar, Masyarakat Peduli Api (MPA), warga setempat, serta tim pemadam dari PLTU yang berada di sekitar lokasi.
Kapolsek Tembilahan IPDA Ripal Indrawata mewakili Kapolres Inhil AKBP Doni Eka Listianto mengatakan, kebakaran pertama kali diketahui pada Sabtu (5/9/2026) sore di kawasan Jalan Terusan Mas.
"Tim gabungan masih bekerja di lapangan untuk memadamkan api dan mencegah penyebarannya ke area lain," ujar Ripal, Minggu.
Berdasarkan pendataan sementara, luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai tiga hektare. Vegetasi yang terbakar mayoritas berupa semak belukar dan tanaman liar yang mengering akibat musim kemarau.
Proses pemadaman tidak berjalan mudah. Selain medan yang cukup jauh dari akses jalan utama, petugas juga harus menghadapi hembusan angin yang mempercepat perambatan api di lahan terbuka.
Kondisi cuaca kering turut memperburuk situasi karena sumber air di sekitar lokasi sangat terbatas. Akibatnya, pasokan air harus didatangkan menggunakan mobil pemadam dan peralatan pendukung lainnya.
Menurut Ripal, langkah utama yang dilakukan saat ini adalah membuat sekat dan melokalisir titik api agar tidak merembet ke kawasan yang lebih luas maupun mendekati permukiman masyarakat.
"Kami berupaya semaksimal mungkin agar api tidak meluas. Seluruh personel masih bertahan di lokasi untuk melakukan pemadaman dan pendinginan," katanya.
Hingga berita ini diturunkan, kobaran api di beberapa bagian lahan masih terlihat dan petugas terus melakukan penanganan secara intensif.**