iniriau.com, PEKANBARU – Gangguan penerbangan akibat sebaran debu vulkanik pasca erupsi Anak Gunung Krakatau masih berdampak pada operasional Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, Minggu (6/9/2026).
Hingga sore hari, sebanyak 35 penerbangan dari dan menuju Pekanbaru terpaksa dibatalkan. Pembatalan tersebut melibatkan tujuh maskapai yang sebelumnya dijadwalkan beroperasi di Bandara SSK II.
General Manager Bandara SSK II Ahmad mengatakan, sejumlah rute utama, terutama Pekanbaru–Jakarta dan Jakarta–Pekanbaru, belum dapat dilayani karena pertimbangan keselamatan penerbangan.
"Sampai sore ini belum ada rute penerbangan yang dibuka untuk tujuan Jakarta maupun sebaliknya. Langkah ini dilakukan demi menjaga keselamatan penumpang dan kru pesawat dari dampak debu vulkanik," ujar Ahmad.
Menurutnya, salah satu maskapai telah menginformasikan rencana normalisasi penerbangan mulai Senin (7/9/2026), apabila kondisi operasional memungkinkan.
"Total ada 35 penerbangan yang dibatalkan hari ini. Salah satu maskapai, yakni Citilink, telah mengonfirmasi akan kembali melayani penerbangan dari Jakarta ke Pekanbaru pada Senin besok," katanya.
Meski demikian, sejumlah penerbangan lainnya masih beroperasi normal. Rute Pekanbaru–Kualanamu, Pekanbaru–Batam, dan Pekanbaru–Kuala Lumpur tetap dilayani sesuai jadwal.
Pihak bandara mengimbau calon penumpang untuk terus memantau perkembangan jadwal penerbangan dan berkoordinasi langsung dengan maskapai masing-masing guna memperoleh informasi terbaru terkait keberangkatan maupun kedatangan.**