JAM-Intel: Pokja Newsroom Diharapkan Jadi Sumber Informasi Persoalan di Desa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 12:33:54 WIB
SEKJEND SMSI Pusat Makali Kumar memberikan pataka saat pelantikan Pokja Newsroom Jaga Desa SMSI Kepri (foto:Dok SMSI)

iniriau.com, BINTAN – Jaksa Agung Muda Intelijen (JAM-Intel) Kejaksaan Agung RI, Reda Manthovani, menyambut positif terbentuknya Kelompok Kerja (Pokja) Newsroom Jaksa Garda Desa (Jaga Desa) Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Kepulauan Riau.

Apresiasi tersebut disampaikan Reda saat menghadiri pelantikan Pokja Newsroom Jaga Desa SMSI Kepri yang berlangsung di Agro Beach Resort, Kabupaten Bintan, Rabu (26/8/2026).

Menurut Reda, kondisi geografis Kepulauan Riau yang terdiri dari banyak pulau menghadirkan tantangan tersendiri dalam pelaksanaan dan pengawasan berbagai program pemerintah hingga ke tingkat desa. Karena itu, kehadiran Pokja Newsroom dinilai dapat menjadi jembatan informasi yang membantu memantau perkembangan di lapangan.

“Keberadaan Pokja ini diharapkan mampu menyajikan informasi mengenai kondisi desa, termasuk berbagai kendala maupun perkembangan pelaksanaan program pemerintah yang berlangsung di masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan, media memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi yang akurat dan konstruktif. Informasi tersebut dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus masukan bagi pemerintah dan aparat penegak hukum dalam memastikan program pembangunan berjalan sesuai tujuan.

Reda juga menilai Pokja Newsroom Jaga Desa dapat menjadi mitra strategis Kejaksaan bersama Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) dalam mendukung tata kelola pemerintahan desa yang transparan dan akuntabel.

Program Jaga Desa sendiri merupakan inisiatif yang bertujuan memperkuat pemahaman hukum aparatur desa, mencegah penyimpangan pengelolaan dana dan aset desa, serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mengawasi pembangunan.

Sementara itu, Ketua Umum ABPEDNAS, Indra Utama, meminta jajaran Pokja yang baru dilantik segera merealisasikan program kerja yang telah disusun. Ia menekankan pentingnya membangun kolaborasi dengan ABPEDNAS Kepri guna memperkuat pengawasan dan pemberdayaan masyarakat desa.

“Sinergi harus segera dibangun agar berbagai agenda yang telah direncanakan dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat bagi desa,” katanya.

Ketua Pokja Newsroom Jaga Desa SMSI Kepri, Rinaldi Samjaya, menegaskan komitmen organisasinya untuk menjalankan amanah tersebut. Menurutnya, media tidak hanya berfungsi menyampaikan informasi, tetapi juga berperan dalam edukasi hukum serta mendorong partisipasi publik.

“SMSI Kepri siap berkolaborasi dengan ABPEDNAS dan Kejaksaan dalam mendukung keterbukaan informasi serta pengawasan pembangunan desa,” ujarnya.

Pelantikan Pokja Newsroom Jaga Desa SMSI Kepri dilakukan oleh Sekretaris Jenderal SMSI Pusat, Makali Kumar, bersama Wakil Ketua Umum SMSI, Yono. Kegiatan itu juga dirangkaikan dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara ABPEDNAS Kepri dan Pokja Newsroom Jaga Desa SMSI Kepri.

Selain mendukung pengawasan pengelolaan dana desa, Pokja Newsroom juga diharapkan berkontribusi dalam penyebarluasan informasi berbagai program strategis pemerintah, termasuk ketahanan pangan dan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Acara tersebut turut dihadiri Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad, Kajati Kepri Transiswara Adhi, jajaran kepala kejaksaan negeri, para bupati se-Kepri, serta pengurus SMSI dan ABPEDNAS.**

Tags

Terkini