Matangkan Konsolidasi, SMSI Kumpulkan Pengurus Lima Provinsi Besar di Jakarta

Senin, 24 Agustus 2026 | 22:39:50 WIB
Rapat pematangan pengukuhan serentak pengurus Kelompok Kerja (Pokja) News Room Jaga Desa untuk lima provinsi di Hall Gedung Dewan Pers, Jakarta, pada Kamis, 27 Agustus 2026 (foto:Dok SMSI Pusat)

iniriau com, JAKARTA – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) terus memperluas penguatan jaringan program News Room Jaga Desa dengan menjadwalkan pengukuhan pengurus Kelompok Kerja (Pokja) di lima provinsi sekaligus. Agenda tersebut akan digelar di Hall Dewan Pers, Jakarta, pada 27 Agustus 2026.

Lima provinsi yang akan dikukuhkan yakni Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Sumatera Selatan, dan Bengkulu. Pengukuhan ini menjadi bagian dari rangkaian pembentukan Pokja News Room Jaga Desa yang sebelumnya telah berlangsung di sejumlah daerah, seperti Bali, Lampung, Banten, dan Kepulauan Riau.

Ketua Umum SMSI Firdaus menyebutkan, program tersebut bertujuan memperkuat peran media siber dalam mendukung pembangunan desa melalui penyajian informasi yang akurat, edukatif, dan bermanfaat bagi masyarakat.

"Pembentukan Pokja Jaga Desa merupakan upaya memperluas keterlibatan media dalam mengawal pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa melalui karya jurnalistik yang berkualitas," ujarnya.

Pelaksanaan pengukuhan yang bertepatan dengan rencana aksi demonstrasi nasional di Jakarta sempat memunculkan berbagai spekulasi. Sejumlah pihak mempertanyakan adanya kemungkinan keterkaitan antara kegiatan organisasi media tersebut dengan agenda unjuk rasa yang dijadwalkan berlangsung pada hari yang sama.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Jenderal SMSI Makali Kumar menegaskan bahwa kegiatan pengukuhan murni merupakan agenda internal organisasi yang telah disusun jauh sebelumnya.

"Pengukuhan ini tidak ada hubungannya dengan aksi demonstrasi ataupun kepentingan politik tertentu. Ini adalah kegiatan organisasi dalam rangka memperkuat program News Room Jaga Desa di berbagai daerah," kata Makali.

Sebagai salah satu konstituen Dewan Pers, lanjutnya, SMSI berkomitmen menjaga independensi dan profesionalisme perusahaan media siber. Karena itu, seluruh anggota diminta tetap menjalankan fungsi pers secara objektif dan berimbang dalam menyampaikan informasi kepada publik.

Menurut Makali, situasi nasional yang dinamis justru menjadi momentum bagi media untuk menghadirkan pemberitaan yang akurat dan tidak terjebak pada informasi yang belum terverifikasi.

"Kami mengajak seluruh media anggota SMSI untuk terus mengedepankan prinsip jurnalistik, menyajikan fakta secara utuh, serta menjaga ruang publik dari informasi yang menyesatkan," tegasnya.

Melalui pengukuhan Pokja News Room Jaga Desa di lima provinsi tersebut, SMSI berharap sinergi perusahaan media siber dalam mendukung pembangunan daerah dan desa dapat semakin kuat sekaligus memperluas jangkauan literasi informasi bagi masyarakat.**

Tags

Terkini