Marwah Riau Bertumpu Pada BSP, Tiga Tokoh Titip Harapan untuk Nahkoda Baru

Selasa, 07 Juli 2026 | 11:48:41 WIB
Ketua Umum MKA LAMR Datuk Seri Marjohan Yusuf (foto:mcr)

iniriau.com, PEKANBARU — Pergantian kepemimpinan PT Bumi Siak Pusako (BSP) periode 2026–2031 membawa harapan besar bagi masyarakat Riau dan Siak. Tiga tokoh, yakni Ketua Umum MKA LAMR Datuk Seri Marjohan Yusuf, mantan Gubernur Riau Syamsuar, dan mantan Bupati Siak Arwin AS, sama-sama berharap BSP kembali menunjukkan kinerja terbaiknya.

Harapan tersebut disampaikan seiring dilantiknya Robi Junipa sebagai Direktur BSP. Bagi ketiga tokoh itu, BSP memiliki posisi strategis karena bukan hanya menjalankan bisnis migas, tetapi juga membawa kepentingan daerah dalam pengelolaan sumber daya alam.

Datuk Seri Marjohan Yusuf menilai keberadaan BSP memiliki arti penting bagi masyarakat Melayu Riau. Menurutnya, perusahaan daerah tersebut menjadi salah satu bukti bahwa putra-putri daerah memiliki kemampuan mengelola sektor minyak dan gas secara profesional.

“Keberadaan PT Bumi Siak Pusako bukan semata-mata bisnis, tetapi menjadi cermin dan kebanggaan karena mengangkat marwah Melayu Riau,” katanya usai menghadiri pelantikan Direktur BSP, 7 Juli 2026.

Ia berharap jajaran pimpinan baru mampu memperkuat kinerja perusahaan, meningkatkan kontribusi terhadap daerah serta membangun tata kelola yang transparan dan akuntabel.

Pesan serupa disampaikan Syamsuar. Mantan Gubernur Riau sekaligus mantan Bupati Siak itu meminta Robi Junipa berani melakukan evaluasi terhadap seluruh lini perusahaan.

Menurutnya, pembenahan harus dilakukan apabila terdapat bagian yang dinilai menghambat peningkatan kinerja BSP.

“Kalau ada yang bekerja tidak betul, ya dicopot saja, diganti saja. Banyak yang mampu, baik dari luar maupun dari dalam BSP sendiri,” ujar Syamsuar.

Ia menilai BSP memiliki potensi besar untuk kembali menjadi salah satu kekuatan ekonomi daerah. Untuk itu, kepemimpinan baru dituntut mampu mengambil keputusan strategis dan memastikan perusahaan dikelola secara profesional.

Syamsuar juga berharap momentum pergantian kepemimpinan menjadi awal kebangkitan BSP.

“Semoga ini menjadi pertanda kebangkitan BSP melalui kerja nyata yang mampu mengangkat kembali kemajuan perusahaan,” katanya.

Sementara itu, pesan penuh makna datang dari mantan Bupati Siak Arwin AS. Tokoh yang turut memiliki peran dalam perjalanan awal BSP tersebut menerima kunjungan Bupati Siak Afni Zulkifli bersama Direktur BSP Robi Junipa.

Dalam pertemuan itu, Arwin menyampaikan doa dan nasihat agar BSP tetap menjadi perusahaan yang memberikan manfaat besar bagi daerah.

Arwin menilai Kabupaten Siak tengah menghadapi tantangan yang tidak ringan. Karena itu, keberadaan BSP diharapkan mampu kembali menjadi salah satu penopang pembangunan dan memberikan kontribusi yang lebih kuat terhadap pendapatan daerah.

Afni mengatakan Arwin masih menyimpan keyakinan besar terhadap masa depan BSP.

“Beliau meyakini dengan doa, semangat kebersamaan, serta kemampuan putra-putri Siak dan Riau, BSP akan mencapai titik balik dan kembali menjadi perusahaan daerah yang kuat,” kata Afni mengutip pesan Arwin.

Rangkaian pesan dari ketiga tokoh tersebut bermuara pada harapan yang sama. BSP diharapkan tidak hanya mengejar keuntungan bisnis, tetapi juga mampu memperkuat perekonomian daerah dan menjaga kepercayaan masyarakat.

Kini, tantangan tersebut berada di tangan Robi Junipa bersama jajaran manajemen baru. Kinerja, integritas dan keberanian melakukan pembenahan akan menjadi penentu apakah BSP mampu kembali menjadi kebanggaan Riau dan Siak.(ADV)

Tags

Terkini