Raker KONI Riau Bubar, Peserta Sebut Buang-Buang Anggaran

Kamis, 16 Juli 2026 | 17:06:50 WIB
Raker KONI Riau terkesan mubazir, Kamis (16/7). Foto - Astrid

iniriau.com, PEKANBARU – Rapat Kerja (Raker) KONI Riau yang digelar di salah satu hotel di Pekanbaru, Kamis (16/7), berakhir tanpa keputusan setelah terjadi perbedaan pendapat antara panitia pelaksana dan mayoritas peserta rapat.

Perdebatan muncul saat panitia mengusulkan pembentukan kembali Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) calon Ketua KONI Riau periode 2026–2030. Namun, sebagian besar peserta menolak usulan tersebut dan meminta agar hasil TPP yang telah ditetapkan sebelumnya tetap dijalankan sesuai arahan KONI Pusat.

Ketua Pengprov PORDASI Riau, Marjoni Hendry, menilai pelaksanaan raker tidak memberikan manfaat dan justru menghambat tahapan menuju Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov).

"Harusnya kita sudah fokus mempersiapkan Musorprov. Sekarang malah mundur lagi. Raker ini akhirnya hanya menjadi kegiatan yang sia-sia dan membuang uang negara," ujarnya.

Nada serupa disampaikan Ketua Federasi Gimnastik Indonesia (FGI) Riau, Novilia. Menurutnya, rapat tersebut hanya menghabiskan waktu karena tidak menghasilkan keputusan apa pun.

"Seharusnya tinggal melaksanakan Musorprov. KONI Pusat juga tidak mempermasalahkan hasil TPP sebelumnya. Jadi tidak ada alasan untuk mengulang proses. Amanah yang sudah diberikan seharusnya dijalankan," tegasnya.

Sementara itu, Ketua Pengprov PTMSI Riau yang juga Sekretaris Komisi V DPRD Riau, Robin Hutagalung, mengingatkan agar tidak ada upaya membentuk kembali TPP karena dinilai bertentangan dengan hasil pembahasan bersama KONI Pusat.

"Kami sama-sama mendengar penjelasan dari KONI Pusat bahwa hasil TPP sebelumnya tidak dipersoalkan. Karena itu jangan ada niat mengulang proses yang sudah selesai," kata Robin dengan nada tegas.

Akibat tidak tercapainya kesepakatan, Raker KONI Riau akhirnya dibubarkan tanpa menghasilkan keputusan terkait tahapan pemilihan Ketua KONI Riau periode 2026–2030.**

Tags

Terkini