Cuaca Riau Stabil, BMKG Temukan Sembilan Titik Panas

Senin, 13 Juli 2026 | 08:50:15 WIB
Ilustrasi by Freepik

iniriau com, PEKANBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di Provinsi Riau pada Senin (13/7/2026) didominasi udara kabur, cerah berawan hingga berawan. Meski tidak ada potensi cuaca ekstrem, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) karena jumlah titik panas kembali bertambah.

Forecaster On Duty BMKG Stasiun Meteorologi Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Elisa JS Kedang, mengatakan sepanjang hari cuaca di sebagian besar wilayah Riau diperkirakan berlangsung kondusif tanpa adanya peringatan dini.

"Mulai pagi, siang, malam hingga dini hari, kondisi cuaca umumnya didominasi udara kabur, cerah berawan hingga berawan. Untuk hari ini tidak ada peringatan dini cuaca di Provinsi Riau," kata Elisa.

BMKG memperkirakan suhu udara berkisar 23–34 derajat Celcius dengan tingkat kelembapan antara 55 hingga 98 persen. Angin bertiup dari arah tenggara hingga barat laut dengan kecepatan 10–40 kilometer per jam.

Untuk wilayah perairan, tinggi gelombang diprediksi berada di kisaran 0,5–1,25 meter atau masuk kategori rendah. Kondisi tersebut dinilai masih aman bagi aktivitas pelayaran, namun nelayan dan pengguna transportasi laut tetap disarankan memperbarui informasi cuaca sebelum berangkat.

Sementara itu, hasil pemantauan BMKG hingga pukul 23.00 WIB mencatat terdapat 268 titik panas di Pulau Sumatera. Sebaran terbanyak berada di Sumatera Selatan dengan 98 titik, disusul Aceh 35 titik, Bangka Belitung 33 titik, Sumatera Utara 27 titik, Jambi 24 titik, Bengkulu 17 titik, Sumatera Barat 12 titik, Lampung 11 titik, Riau sembilan titik, dan Kepulauan Riau dua titik.

Khusus di Provinsi Riau, sembilan hotspot tersebut tersebar di Kabupaten Rokan Hilir sebanyak tiga titik, Pelalawan dua titik, Rokan Hulu dua titik, Indragiri Hulu satu titik, serta Kota Dumai satu titik.

Elisa mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Warga juga diminta segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran hutan dan lahan agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat.

Meski cuaca diprakirakan bersahabat, BMKG menegaskan kewaspadaan terhadap potensi karhutla harus tetap menjadi perhatian mengingat titik panas masih terpantau di sejumlah wilayah Riau.**

Tags

Terkini