Tujuh Penumpang Jadi Korban Kapal Tenggelam di Tanjung Buton, Tiga Masih Dicari

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:01:36 WIB
Ilustrasi pencarian korban tenggelam (foto:vuva)

iniriau.com, SIAK – Kecelakaan laut terjadi di perairan Pelabuhan Tanjung Buton, Desa Sungai Rawa, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Selasa (7/7/2026) dini hari. Sebuah kapal pompong yang membawa tujuh orang dilaporkan tenggelam setelah terseret arus deras ke bawah tongkang yang sedang bersandar.

Peristiwa tersebut menyebabkan satu orang meninggal dunia, tiga penumpang berhasil menyelamatkan diri, sementara tiga korban lainnya hingga kini masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Pekanbaru, Budi Cahyadi, mengatakan pihaknya menerima informasi kecelakaan sekitar pukul 00.00 WIB dari Jeny, perwakilan Perusahaan Pelayaran Tujuh Samudra.

Menurut Budi, sebelum insiden terjadi kapal pompong sedang menjalankan aktivitas pemeriksaan draft survey pada kapal MV Himala. Saat berada di sekitar lokasi, kapal tiba-tiba diterjang arus yang kuat sehingga kehilangan kendali dan terseret ke bawah tongkang di sisi kapal tersebut.

"Arus yang cukup deras membuat kapal pompong masuk ke bawah tongkang yang sedang bersandar di samping MV Himala hingga akhirnya tenggelam," ujar Budi.

Begitu menerima laporan, Basarnas Pekanbaru langsung memberangkatkan 10 personel penyelamat beserta peralatan SAR menuju lokasi kejadian yang berjarak sekitar 103 kilometer dari kantor Basarnas.

Saat ini, operasi pencarian dipusatkan di lokasi terakhir korban diduga berada. Tim melakukan penyisiran di permukaan perairan, sedangkan upaya penyelaman akan dilaksanakan apabila kondisi arus dan cuaca memungkinkan.

"Seluruh personel terus melakukan pencarian secara maksimal. Apabila situasi di lapangan aman, penyelaman juga akan dilakukan untuk mempercepat proses evakuasi korban yang masih hilang," jelasnya.

Basarnas memastikan pencarian akan terus dilakukan hingga seluruh korban berhasil ditemukan. Masyarakat dan pengguna jasa pelayaran juga diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di perairan yang memiliki arus cukup kuat.**

Tags

Terkini