iniriau.com, PEKANBARU– Penasehat Khusus Presiden RI Bidang Ketenagakerjaan, Said Iqbal memberi respon positif terhadap perjuangan eks karyawan Riau Pos Grup yang saat ini sedang menuntut hak-hak pesangon dan pensiun yang bertahun-tahun belum dibayarkan oleh Riau Pos Group.
Respons tersebut disampaikan Said Iqbal setelah mendapatkan informasi mengenai tuntutan para eks karyawan yang menginginkan perusahaan segera memenuhi kewajibannya sesuai ketentuan perundang-undangan.
Sebagai langkah awal, Said Iqbal dijadwalkan akan menggelar pertemuan secara virtual (zoom meeting) dengan perwakilan eks karyawan Riau Pos Grup. Pertemuan tersebut bertujuan untuk mendengarkan secara langsung kronologi permasalahan, kondisi yang dihadapi para pekerja, serta berbagai hak yang hingga kini belum dipenuhi.
"Alhamdulillah perjuangan kita mendapat respon positif dari penasehat khusus bapak presiden yakni Pak Said Iqbal. Semoga beliau bisa mencarikam jalan keluar terbaik," ujar Khairul Amri, salah seorang eks karyawan Riau Pos, Senin (7/7/26).
Dari pertemuan secara virtual itu nantinya diharapkan diperoleh gambaran utuh mengenai persoalan yang terjadi sehingga bisa dicarikan solusi sesuai dengan ketentuan hukum ketenagakerjaan yang berlaku.
Para eks karyawan Riau Pos Grup menyambut positif respons dari Penasehat Khusus Presiden RI tersebut. Mereka berharap persoalan yang telah berlangsung cukup lama ini mendapat perhatian serius dari pemerintah, sehingga hak-hak pekerja dapat segera diselesaikan.
Sebelumnya, para eks karyawan Riau Pos Grup telah menyampaikan berbagai tuntutan terkait hak-hak normatif yang belum dipenuhi perusahaan. Mereka juga telah mengadukan persoalan tersebut kepada sejumlah lembaga, termasuk instansi ketenagakerjaan dan lembaga penegak hukum, dengan harapan memperoleh kepastian hukum dan penyelesaian yang adil.*