Sebaran Titik Panas di Riau Capai 21, BMKG Minta Waspada Kebakaran Lahan

Senin, 29 Juni 2026 | 09:12:06 WIB
Ilustrasi by Freepik

iniriau com, Pekanbaru – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali mendeteksi puluhan titik panas (hotspot) di wilayah Provinsi Riau. Berdasarkan pembaruan data pada Senin (29/6/2026), sebanyak 21 hotspot terpantau tersebar di sejumlah kabupaten dan kota.

Jumlah tersebut merupakan bagian dari 149 titik panas yang terdeteksi di Pulau Sumatera. Provinsi Sumatera Selatan menjadi wilayah dengan hotspot terbanyak, yakni 48 titik, diikuti Jambi 39 titik, Sumatera Barat 22 titik, dan Riau 21 titik. Sementara Bengkulu tercatat 12 titik, Lampung tiga titik, serta Aceh dan Sumatera Utara masing-masing dua titik.

Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Yudhistira Mawadah, mengatakan Kabupaten Indragiri Hulu menjadi daerah dengan sebaran hotspot tertinggi di Riau.

"Di Riau, titik panas paling banyak terpantau di Kabupaten Indragiri Hulu sebanyak lima titik. Selanjutnya Kabupaten Siak empat titik, Kuantan Singingi dan Rokan Hulu masing-masing tiga titik," kata Yudhistira, Senin (29/6/2026).

Selain itu, Kota Dumai dan Kabupaten Pelalawan masing-masing terpantau memiliki dua titik panas. Sedangkan Kabupaten Bengkalis dan Indragiri Hilir masing-masing terdeteksi satu titik.

Yudhistira mengingatkan, kemunculan hotspot harus menjadi perhatian seluruh pihak karena dapat menjadi indikator awal potensi kebakaran hutan dan lahan, terutama saat cuaca panas masih mendominasi di sejumlah wilayah.

"Kami mengimbau masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan agar meningkatkan kewaspadaan serta tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar. Pemantauan dan langkah antisipasi perlu terus dilakukan untuk mencegah terjadinya karhutla," ujarnya.

BMKG berharap pemerintah daerah bersama instansi terkait terus memperkuat upaya pencegahan di wilayah yang terpantau memiliki titik panas, sehingga potensi kebakaran hutan dan lahan dapat ditekan sedini mungkin.**

Tags

Terkini