Presiden Serahkan Jet Tempur Rafale ke TNI AU, Lanud Roesmin Nurjadin Jadi Home Base

Senin, 18 Mei 2026 | 16:32:41 WIB

iniriau.com, PEKANBARU - Pemerintah Indonesia resmi menambah kekuatan alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI Angkatan Udara dengan menerima sejumlah Alat Peralatan Pertahanan dan Keamanan (Alpalhankam) strategis dari Presiden RI, Prabowo Subianto, dalam seremoni di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Senin (18/5/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Komandan Lanud Roesmin Nurjadin, Marsma TNI Abdul Haris, bersama jajaran petinggi TNI dan pemerintah pusat sebagai bentuk penguatan pertahanan udara nasional. Dalam acara itu, Presiden Prabowo melakukan prosesi simbolis pembukaan logo Skadron Udara 12 pada badan pesawat tempur Rafale. 

Tradisi dilanjutkan dengan penyiraman air ke bagian depan pesawat sebelum penyerahan kunci pesawat kepada Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dan diteruskan kepada Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI M. Tonny Harjono.

Adapun Alpalhankam yang diterima TNI meliputi enam unit pesawat tempur MRCA Rafale, empat pesawat Falcon 8X, satu Airbus A400M MRTT, satu rudal Meteor, enam smart weapon Hammer serta radar GCI GM403. Presiden Prabowo mengatakan penambahan alutsista tersebut menjadi langkah penting dalam meningkatkan kesiapan pertahanan Indonesia, khususnya sektor udara.

“Penambahan kekuatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat pertahanan udara nasional agar semakin modern dan siap menghadapi berbagai tantangan,” ujar Presiden usai peninjauan alutsista.

Keberadaan Rafale juga menjadi perhatian bagi Lanud Roesmin Nurjadin di Pekanbaru karena pangkalan tersebut diproyeksikan menjadi home base pesawat tempur generasi terbaru itu di bawah Wing Udara 3 Tempur. Kehadiran Rafale diyakini mampu meningkatkan kemampuan operasi udara TNI AU, baik untuk misi udara ke udara maupun udara ke darat.

Selain Presiden dan jajaran TNI, kegiatan tersebut turut dihadiri Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta sejumlah pejabat tinggi negara dan perwakilan negara sahabat.**

Tags

Terkini