Dugaan Pelecehan di Klinik Unri Viral, Terduga Dokter Dinonaktifkan

Selasa, 28 April 2026 | 13:05:57 WIB
Ilustrasi by indonesiana.id

iniriau.com, PEKANBARU - Dugaan pelecehan seksual yang melibatkan oknum dokter sekaligus dosen di lingkungan Universitas Riau menjadi sorotan setelah viral di media sosial. Pihak kampus bergerak cepat dengan menonaktifkan sementara terduga pelaku sejak 27 April 2026 guna mendukung proses pemeriksaan.

Kasus ini mencuat dari pengakuan korban yang beredar di platform digital. Korban mengaku mengalami tindakan tidak pantas saat menjalani pemeriksaan kesehatan di klinik kampus pada 2025. Ia datang untuk memeriksakan keluhan lambung, namun dalam proses pemeriksaan diduga terjadi tindakan di luar prosedur medis hingga menimbulkan trauma.

Kepala Biro Perencanaan, Kerja Sama, dan Humas Unri, Armia, mengatakan laporan telah diterima melalui Satgas PPKPT.

“Laporan sudah kami terima dan saat ini sedang ditangani sesuai mekanisme yang berlaku. Terduga pelaku juga sudah dinonaktifkan sementara untuk mendukung proses pemeriksaan,” ujar Armia, Selasa (28/4/2026).

Ia menegaskan, kampus berkomitmen menangani kasus secara objektif dan profesional serta mengutamakan perlindungan korban.

“Kami tidak mentoleransi segala bentuk kekerasan, termasuk kekerasan seksual, di lingkungan kampus. Perlindungan korban menjadi prioritas, dan identitas seluruh pihak kami jaga kerahasiaannya,” tegasnya.

Saat ini, proses penanganan masih berlangsung dan menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari pihak berwenang.**

Tags

Terkini