Pedagang Takjil Protes Aksi BEM UMRI di Depan Polda Riau, Penjualan Terganggu

Jumat, 06 Maret 2026 | 22:14:21 WIB
Unjuk rasa di Polda Riau yang di protes pedagang takjil di sepanjang Jalan WR Supratman, Pekanbaru (foto: Ss video sosmed)

iniriau.com, PEKANBARU – Aksi demonstrasi mahasiswa Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau (BEM UMRI) di depan Mapolda Riau, Jumat (6/3/2026) sore, memicu keluhan dari para pedagang takjil yang berjualan di sepanjang Jalan WR Supratman, Pekanbaru.

Unjuk rasa yang berlangsung menjelang waktu berbuka puasa itu menyebabkan arus kendaraan di kawasan Jalan Pattimura hingga Jalan WR Supratman tersendat. Kemacetan yang terjadi membuat aktivitas jual beli takjil yang biasanya ramai selama Ramadan menjadi terganggu.

Para pedagang mengaku pembeli menjadi sepi karena banyak pengendara enggan berhenti di tengah kepadatan lalu lintas dan kerumunan massa aksi. Sebagian pedagang bahkan menyebut dagangan mereka banyak yang tidak terjual.

Merasa dirugikan, sejumlah pedagang kemudian mendatangi massa mahasiswa untuk menyampaikan protes. Mereka meminta agar aksi tidak dilakukan pada waktu menjelang berbuka puasa karena dianggap mengganggu pedagang kecil yang sedang mencari penghasilan.

“Biasanya menjelang berbuka ramai yang beli takjil. Tapi karena jalan macet dan banyak orang demo, pembeli jadi tidak berhenti,” ujar Rahmat (38), salah seorang pedagang di lokasi.

Situasi sempat memanas ketika pedagang menyampaikan keberatan kepada massa aksi. Namun ketegangan tidak berlangsung lama setelah aparat kepolisian yang berjaga turun tangan menenangkan kedua pihak. Petugas juga mengatur arus kendaraan di sekitar lokasi untuk mengurangi kepadatan lalu lintas. Menjelang waktu berbuka puasa, massa mahasiswa akhirnya membubarkan diri secara bertahap dari lokasi aksi.**

Tags

Terkini