iniriau.com, ROHIL - Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfotiks) Kabupaten Rokan Hilir memberikan penjelasan terkait beredarnya baliho ucapan Selamat Cap Go Meh 2026 yang tidak menampilkan foto Wakil Bupati Rokan Hilir. Sekretaris Diskominfotiks Rohil, Juliandra, mengatakan baliho yang menjadi perbincangan tersebut sebenarnya merupakan ucapan pribadi Bupati Rokan Hilir, H. Bistamam.
Namun dalam proses pembuatannya terjadi kekeliruan teknis pada bagian desain. Ia menjelaskan, tim desain secara tidak sengaja menggunakan template yang telah terprogram dengan identitas resmi pemerintah daerah, sehingga logo Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir dan Diskominfotiks ikut tercantum dalam baliho tersebut.
“Baliho yang beredar itu sejatinya merupakan ucapan pribadi Bapak Bupati. Tetapi karena menggunakan template yang sudah biasa dipakai untuk kebutuhan kedinasan, logo Pemkab Rohil dan Diskominfotiks otomatis ikut muncul,” ujar Juliandra dalam keterangan tertulisnya, Rabu (4/3/2026).
Juliandra menegaskan, pada prinsipnya setiap baliho atau publikasi resmi pemerintah daerah selalu menampilkan foto Bupati dan Wakil Bupati secara bersamaan. Karena itu, tidak ada kebijakan ataupun instruksi dari pimpinan daerah untuk menghilangkan foto Wakil Bupati dalam materi publikasi pemerintah.
Ia juga menyebutkan bahwa baliho resmi ucapan Cap Go Meh yang menampilkan foto Bupati H. Bistamam bersama Wakil Bupati Jhony Charles telah dipasang di depan Mess Pemda Rohil di Jalan Perwira, Bagansiapiapi.
“Jadi tidak benar jika disebut ada upaya meniadakan foto Wakil Bupati. Itu murni kesalahan teknis di tingkat staf,” jelasnya.
Atas kejadian tersebut, Diskominfotiks Rohil menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kekeliruan yang terjadi. Ke depan, pihaknya akan meningkatkan proses pengecekan dan verifikasi setiap materi publikasi agar kesalahan serupa tidak kembali terulang.
Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir juga menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keterbukaan informasi sekaligus keharmonisan komunikasi publik di daerah yang dikenal sebagai Negeri Seribu Kubah tersebut.**