iniriau.com, PEKANBARU – Provinsi Riau kembali menjadi sorotan terkait potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sebanyak 57 titik panas pada Selasa (3/2/2026), tersebar di sejumlah kabupaten, termasuk Pelalawan (21), Bengkalis (20), Kepulauan Meranti (8), Indragiri Hilir (4), Siak (3), dan Dumai (1).
Angka ini menunjukkan peningkatan kewaspadaan yang perlu diperhatikan, terutama di wilayah dengan konsentrasi titik panas tinggi. Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Anggun R, mengatakan bahwa kondisi cuaca saat ini berpotensi mempercepat munculnya hotspot. Ia mengingatkan, masyarakat dan pemerintah daerah perlu meningkatkan kewaspadaan. “ Masyarakat harus waspada terutama menghindari aktivitas yang dapat memicu kebakaran, seperti membakar lahan atau sampah. Pencegahan menjadi kunci agar karhutla tidak meluas,” ujarnya.
Selain ancaman titik panas, BMKG memprakirakan cuaca di Riau pada hari ini umumnya cerah berawan hingga berawan, dengan hujan ringan bersifat lokal di Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, Rokan Hulu, Kampar, dan Kuantan Singingi.
Dengan meningkatnya titik panas dan kondisi cuaca yang kering di beberapa daerah, BMKG menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah daerah dan masyarakat untuk mencegah kebakaran, serta memantau secara intensif setiap potensi hotspot.**